Kehadiran teknologi digital memang menjadi pembunuh perusahaan yang sudah berusia 132 tahun ini. Melihat bahwa sebenarnya mereka memiliki kesempatan besar untuk terus berjaya, rasanya patut disayangkan.
Kala itu di tahun 1975, Kodak sudah menciptakan kamera digital. Kamera ini mampu menangkap gambar hitam putih dalam resolusi 10.000 piksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun juga, di tahun 1992, permintaan mantan Vice President Don Strickland untuk merilis kamera digital juga tidak mendapat ijin.
Ketakutan akan 'memakan' produk sendiri ini akhirnya malah menyebabkan pendatang baru menghajar Kodak. Di akhir tahun 90-an kamera digital dari berbagai vendor mulai meledak, sedang Kodak sendiri masih berjalan di tempat.
Ketika sadar akan kesalahan yang dibuatnya dan mulai berbenah diri, terlambat sudah bagi perusahaan yang bermarkas Rochester, New York ini. Mereka pun harus mengejar ketertinggalannya namun kini diketahui, usaha tersebut gagal. Kiprah ratusan tahun legenda di dunia fotografi kini harus ditutup selamanya.
(sha/ash)