Ini dia duo perangkat AIoT terbaru dari Xiaomi yang sudah diumumkan di Indonesia setelah peluncuran global. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Mulai dari Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank 5000 15W, yang sesuai namanya merupakan power bank super tipis dengan kapasitas 5.000 mAh dan kecepatan pengisian daya 15W. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Dimensinya super tipis, dengan ketebalan hanya 6mm dan bobot ringan hanya 98 gram, sehingga tidak terasa mengganjal saat ditempelkan di belakang ponsel. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Power bank ini mendukung standar Qi2 yang kompatibel dengan teknologi MagSafe. Artinya, power bank Xiaomi ini juga bisa ditempelkan ke iPhone. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Salah satu sisinya diisi port USB-C untuk mengisi daya, lampu indikator, dan tombol untuk mengecek sisa daya. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Oh ya, power bank Xiaomi ini juga bisa dipakai untuk mengisi daya dua perangkat secara bersamaan. Satu perangkat diisi secara wireless, dan satunya lagi menggunakan kabel dengan kecepatan pengisian 22,5W. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Berikutnya ada Xiaomi Tag, tracker pertama dari Xiaomi untuk menyaingi Apple AirTag. Perangkat ini dapat dipakai untuk melacak lokasi kunci, dompet, hingga koper saat bepergian. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Xiaomi Tag dapat terhubung ke jaringan Apple Find My dan Android Find Hub, jadi bisa dipakai oleh pengguna Android atau iPhone. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Gadget mungil dengan bobot 10 gram ini dilengkapi speaker yang akan berbunyi saat dicari dan rating IP69. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Di salah satu sisi Tag terdapat bagian yang dapat digantungkan langsung ke kunci, sehingga tidak perlu case tambahan seperti AirTag. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank dibanderol dengan harga Rp 899.000 di Indonesia. Sementara itu, Xiaomi Tag tersedia dengan harga Rp 199.000 untuk 1-pack, atau Rp 599.000 untuk 4-pack. Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet