Sesi demo Galaxy XR di CES 2026 memperlihatkan bagaimana pengguna berinteraksi langsung dengan konten digital melalui gesture tangan, tanpa banyak menu rumit. Foto: Effendy Lesmana
Tampilan depan headset Galaxy XR dengan visor gelap yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual imersif sekaligus tetap nyaman digunakan dalam durasi panjang.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET
Sudut samping Galaxy XR menunjukkan desain ergonomis dan sistem penyangga kepala yang dibuat agar beban perangkat terasa seimbang saat digunakan.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET
Bagian dalam headset Galaxy XR, tempat sensor dan lensa diposisikan untuk menangkap gerakan mata dan tangan secara presisi.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET
Detail material Galaxy XR memperlihatkan pendekatan Samsung yang menekankan kenyamanan, bukan sekadar futuristik.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET
Tampilan lain dari struktur headset Galaxy XR. Perangkat ini dirancang untuk penggunaan aktif, bukan hanya duduk diam.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET
Galaxy XR ingin menjadi pusat pengalaman, menandai ambisi Samsung membawa XR ke ekosistem perangkat mereka di masa depan.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET
Controller fisik Galaxy XR melengkapi interaksi berbasis gesture, memberi opsi kontrol yang lebih presisi untuk kebutuhan tertentu.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET
Galaxy XR menjadi penanda lini baru Samsung dalam eksplorasi mixed reality di CES 2026.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET
Pengalaman langsung menggunakan Galaxy XR memperlihatkan bagaimana Samsung membayangkan XR sebagai alat yang terasa personal dan manusiawi, bukan sekadar teknologi pameran.Β Foto: Rachmatunisa/detikINET