Sebuah video viral menampakkan helikopter Rusia berjenis Mi-28N itu tampak terbelah dua dan jatuh setelah ditembak rudal Starstreak di kawasan Luhanks. Rudal Starstreak itu adalah bantuan terbaru dari Inggris untuk Ukraina. Ini penampakan rudal itu. Foto: Wikipedia
Starstreak bisa ditembakkan dari launcher di permukaan untuk menembak jet tempur ataupun helikopter sampai jarak 7 kilometer. Foto: Wikipedia
Dipandu laser, Starstreak dapat mengincar sasaran dengan presisi dan susah diantisipasi. Senjata ini didesain untuk pertahanan udara jarak dekat.Β Foto: Thales
Ini penampakan helikopter Rusia yang ditembak Starstreak hingga bodinya terbelah. Foto: Daily Mail
Starstreak sendiri adalah buatan perusahaan Inggris, Thales Air Defence.Β Foto: Thales
ikenal pula dengan nama Starstreak HVM (High Velocity Missile), rudal ini berakselerasi lebih dari Mach4 begitu ditembakkan, membuatnya jadi misil permukaan ke udara jarak dekat yang paling cepat di dunia. Foto: Thales
Dalam wawancara dengan kantor berita Rusia, TASS, Duta Besar Rusia untuk Inggris Andrey Kelin memperingatkan bahwa jika senjata Inggris terus diberikan pada Ukraina, maka akan menjadi target yang sah untuk Rusia. Foto: Thales
"Semua senjata yang disuplai adalah membuat destabiliasi, terutama yang disebutkan oleh Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace," katanya, seperti dikutip detikINET dari Eurasiantimes. Foto: Thales
"Mereka memperuncing situasi, membuatnya semakin berdarah-darah. Tampaknya, senjata itu presisi tinggi dan juga baru. Secara alami, angkatan bersenjata kami akan melihatnya sebagai target yang sah jika suplai itu memasuki perbatasan Ukraina," tambah dia. Foto: Wikipedia
Ben Wallace sendiri sebelumnya mengatakan, negara-negara barat telah sepakat untuk memberikan lebih banyak artileri jarak jauh dan kendaran taktis ke Ukraina. Foto: Wikipedia
Ia menyebut senjata itu diperlukan untuk menghadapi bombardir Rusia di kota seperti Mariupol. Foto: Wikipedia
Selain Starstreak ini, sudah ribuan persenjataan dikirimkan Inggris untuk Ukraina. Foto: Thales