Kucuran Uang Bill Gates Cs Mengalir ke Trump atau Biden?

FotoINET

Kucuran Uang Bill Gates Cs Mengalir ke Trump atau Biden?

Istimewa - detikInet
Jumat, 06 Nov 2020 06:44 WIB

Jakarta - Para pentolan di jagat teknologi tentu punya preferensi politik juga. Pilih mana mereka, Donald Trump atau Joe Biden?

Jeff Bezos mencatat jumlah kekayaan tertinggi sepanjang masa. Kekayaan pendiri dan CEO Amazon ini melonjak Rp 105 triliun (kurs Rp 14.700/US$) hanya dalam semalam.

Orang terkaya di dunia ini jarang memberikan komentar soal politik. Dia tercatat memberikan donasi pada kedua kubu, Partai Demokrat ataupun Partai Republik. Bezos mendukung pernikahan sesama jenis yang berarti adalah misi Demokrat. Tapi dia juga diketahui menentang pajak pendapatan untuk orang-orang super kaya yang merupakan kecenderungan Partai Republik. Bisa dikatakan pemilik Amazon ini cukup netral walau beberapa kali kurang akur dengan Donald Trump, terutama terkait pemberitaan di koran milik Bezos, Washington Post. Foto: Getty Images

Bill Gates masuk terkaya dunia

Bill Gates belakangan sering mengkritik ketidakbecusan pemerintahan Donald Trump soal penanganan pandemi Corona. Namun bukan berarti otomatis dia adalah pendukung Joe Biden dan Partai Demokrat. Tahun 2019, dia diketahui berdonasi pada 8 kampanye Demokrat dan 6 kampanye Republik. Berarti, sang pendiri Microsoft cukup netral. Foto: Reuters

Peter Thiel

Pada tahun 2016, Peter Thiel adalah pendukung berat Donald Trump dan menyumbangkan dana USD 1,25 juta. Bahkan dia ikut berpidato dalam kampanye Trump. Investor Facebook dan salah satu orang terkaya Amerika ini menyebut kala itu, Trump adalah orang yang tepat untuk membangun kembali Amerika. Namun di Pilpres 2020 ini, dia tak begitu lantang mendukung Trump. Foto: Getty Images

TOKYO, JAPAN - SEPTEMBER 02:  Reed Hastings, founder and CEO of Netflix Inc. attends the launch event for Netflix service in Japan at SoftBank Ginza store on September 2, 2015 in Tokyo, Japan. Netflix Inc. partnered with Japans SoftBank Group Corp. for the Japan launch of its video-streaming service on September 2, 2015.  (Photo by Ken Ishii/Getty Images)

Reed Hastings sang CEO Netflix hampir pasti adalah pendukung Demokrat sejati. Tahun 2016, dia berada di kubu Hillary Clinton walau kalah. Sebelumnya, dia juga mendukung calon gubernur California dari Demokrat. Ia telah menyumbangkan lebih dari USD 5 juta, mayoritasnya untuk Senate Majority PAC yang mendukung anggota DPR Partai Demokrat. Foto: GettyImages/Ken Ishii

SAN FRANCISCO, CA - OCTOBER 19:  LinkedIn co-founder and executive chairman Reid Hoffman speaks during the 2011 Web 2.0 Summit on October 19, 2011 in San Francisco, California. The 2011 Web 2.0 Summit features keynote addresses by Internet and Technology leaders ends today.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)

"Memang menghadiri kampanye itu sukarela, tapi Trump dan pemerintahannya benar-benar membunuh warga Amerika," demikian bunyi tweet Reid Hoffman, pendiri LinkedIn, yang mengkritik Trump soal kampanye fisik yang rentan menularkan Corona. Hoffman termasuk donatur terbesar bagi kampanye Biden dan Partai Demokrat, dengan sumbangan sekitar USD 14 juta dari koceknya. Foto: Getty Images

Tesla and SpaceX Chief Executive Officer Elon Musk hugs his brother Kimbal Musk during an event at the Vehicle Assembly Building on Saturday, May 23, 2020, at NASAs Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla. The event occurred after a rocket ship designed and built by SpaceX lifted off on Saturday with two Americans on a history-making flight to the International Space Station. House Minority Leader Kevin McCarthy of Calif., applauds at right. (AP Photo/Alex Brandon)

Elon Musk punya hubungan baik dengan Donald Trump, bahkan Trump menyebut dia sebagai genius. Kekayaan Musk melesat di masa Trump, dia juga pernah mengatakan ada peluang baginya memilih Trump. Namun demikian, ia diketahui menyumbang untuk kedua kubu. Jika Biden berkuasa, janji kampanye untuk memperbaiki iklim akan menguntungkan Musk yang punya Tesla. Foto: AP/Alex Brandon

Sergey Brin

Sergey Brin, salah satu pendiri Google, adalah penyumbang rutin bagi kandidat dari Partai Demokrat. Meski diketahui tidak dalam jumlah sangat besar, dia mendonasikan uang bagi kampanye Barack Obama dan Democratic National Committee, lembaga yang menjalankan beragam strategi untuk memenangkan kampanye bagi para kandidat Demokrat. Foto: istimewa

Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg tidak pernah terang-terangan menunjukkan preferensi politiknya. Dulu, ia pernah mengkritik keras kebijakan Trump yang ingin membangun tembok di perbatasan Meksiko. Tapi belakangan, ia jadi cukup dekat dengan sang presiden sampai pernah makan malam bersama. Zuck juga disebut kadang curhat pada pemerintah Trump terkait bangkitnya China. Foto: Associated Press

Larry Ellison

Larry Ellison mau jadi tuan rumah penggalangan dana kampanye Trump jelang Pilpres AS yang digelar di kediaman Ellson di California. Mereka yang ingin diskusi atau foto dengan Trump dikenai biaya sampai USD 250 ribu. Nah, banyak karyawan Oracle tidak senang dengan preferensi politik bos mereka ini. Lebih dari 2.300 pegawai telah menandatangani petisi menentang penggalangan dana tersebut. Alasannya, kelakuan Trump dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Oracle. Foto: Getty Images

Steve Ballmer

Mantan CEO Microsoft dan salah satu orang terkaya dunia, Steve Ballmer, diketahui cukup sering menyumbang bagi kedua kubu, Demokrat dan Republik. Tapi di tahun 2020 ini, Ballmer lebih fokus ke kandidat Demokrat. Antara lain sumbangan USD 500 ribu ia berikan pada lembaga Koe Biden Super PAC yang mengorganisir kampanye sang capres. Foto: Getty Images

Jeff Bezos mencatat jumlah kekayaan tertinggi sepanjang masa. Kekayaan pendiri dan CEO Amazon ini melonjak Rp 105 triliun (kurs Rp 14.700/US$) hanya dalam semalam.
Bill Gates masuk terkaya dunia
Peter Thiel
TOKYO, JAPAN - SEPTEMBER 02:  Reed Hastings, founder and CEO of Netflix Inc. attends the launch event for Netflix service in Japan at SoftBank Ginza store on September 2, 2015 in Tokyo, Japan. Netflix Inc. partnered with Japans SoftBank Group Corp. for the Japan launch of its video-streaming service on September 2, 2015.  (Photo by Ken Ishii/Getty Images)
SAN FRANCISCO, CA - OCTOBER 19:  LinkedIn co-founder and executive chairman Reid Hoffman speaks during the 2011 Web 2.0 Summit on October 19, 2011 in San Francisco, California. The 2011 Web 2.0 Summit features keynote addresses by Internet and Technology leaders ends today.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Tesla and SpaceX Chief Executive Officer Elon Musk hugs his brother Kimbal Musk during an event at the Vehicle Assembly Building on Saturday, May 23, 2020, at NASAs Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla. The event occurred after a rocket ship designed and built by SpaceX lifted off on Saturday with two Americans on a history-making flight to the International Space Station. House Minority Leader Kevin McCarthy of Calif., applauds at right. (AP Photo/Alex Brandon)
Sergey Brin
Mark Zuckerberg
Larry Ellison
Steve Ballmer
(/)