Temuan Hoax Pilpres: Bawa-bawa Jokowi, Prabowo, Sampai Dian Sastro

FotoINET

Temuan Hoax Pilpres: Bawa-bawa Jokowi, Prabowo, Sampai Dian Sastro

Dok. Kominfo - detikInet
Rabu, 02 Jan 2019 19:59 WIB

Jakarta - Sejak Agustus-Desember 2018, Kominfo mengindentifikasi hoax terkait Pileg dan Pilpres. Berikut beberapa hoax yang berhasil ditemukan pada periode tersebut.

Dian Sastro dengan tagar ganti presiden berupa hasil editan oleh pihak tak bertanggungjawab. Foto: Dok. Kemenkominfo

Survei ini dinyatakan hoax oleh Kominfo. Foto: Dok. Kemenkominfo

Megawati setuju PKI bangkit ini tidak benar. Foto: Dok. Kemenkominfo

Informasi bohong terkait pelaku bom bunuh diri di Surabaya masih hidup dan dukung 2019 ganti presiden. Foto: Dok. Kemenkominfo

Hoax tentang Prabowo punya hutang sebesar Rp 17 triliun Foto: Dok. Kemenkominfo

Akhirnya Najwa Shihab dukung Prabowo-Sandi. Nyatanya, foto ini diambil saat Sandi ke acara Mata Najwa pada 3 Agustus 2016, sebelum Sandi maju jadi cawapres. Foto: Dok. Kemenkominfo

Ratna Sarumpaet diancam pemerintah. Berita ini tidak benar, karena Ratna sudah mengakui perbuatannya. Foto: Dok. Kemenkominfo

Presiden pesta untuk menyambut para delegasi IMf di atas penderitaan korban bencana Palu merupakan kabar bohong alias hoax. Foto yang beredar itu merupakan kunjungan kepresidenan ke Jepang pada 22-25 Maret 2015. Foto: Dok. Kemenkominfo

Tulisan tagar 2019 ganti presiden di kaos yang dipegang oleh petarung UFC Khabib Nurmagomedov ini merupakan foto hasil editan alias hoax. Foto: Dok. Kemenkominfo

KH Mar'uf Amin mencium pipi wanita bukan muhrim. Kenyataannya, foto tersebut adalah Hj. Wury Estu Handayani yang tak lain adalah istri beliau. Foto: Dok. Kemenkominfo

Surat pemanggilan KPK terhadap Kapolri Tito Karnavian. Informasi ini telah dibantah oleh pihak polisi dan KPK. Foto: Dok. Kemenkominfo

Broadcasting SMS/pesan WA Jokowi membagikan pulsa gratis. Ini pun hoax. Foto: Dok. Kemenkominfo

Hoax lain yaitu China segera mengirim 3 juta warganya ke Indonesia atas keinginan Jokowi. Adapun situs yang mempublikasikan berita tersebut tidak terdaftar di dewan pers. Foto: Dok. Kemenkominfo

Foto Prabowo di dinding pemimpin luar negeri. Faktanya itu bukan foto asli. Foto: Dok. Kemenkominfo

Hoax simulasi orang gila dibawa ke TPU. Kenyataannya adalah foto itu yang terjadi di Bali terkait pembunuhan dukun yang sedang mengobati orang gila tersebut. Foto: Dok. Kemenkominfo

(/)