Making Good Online Video Content

Making Good Online Video Content

Josina - detikInet
Rabu, 11 Mar 2015 15:29 WIB

Jakarta - Jangan cuma jadi penikmat video. Kita juga bisa berkreasi dengan membuat video kreatif. Siapa tahu kreatifitas kalian bisa jadi duit! Topik ini dibahas seru di Ngopi detikINET "Making Good Online Video Content".

Satu jam sebelum acara dimulai, Ineters sudah mulai berdatangan ke Blitz Megaplex Pacific Place, tempat acara digelar.
Registrasi dibuka, antrean pun semakin ramai. Ineters yang sudah konfirmasi kedatangan, kemudian dipersilakan menukar kupon dengan snack.
Sementara itu, di dalam salah satu studio Blitz Megaplex, tim Detikcom dan Telkomsel selaku sponsor acara, melakukan persiapan.
Acara segera dimulai, Ineters sudah memenuhi ruangan studio, tak sabar mengikuti diskusi.
MC kocak Karel Anderson yang memandu acara. Ada saja ocehannya yang bikin hadirin tertawa geli.
Pembicara pertama Aris Sudewo, General Manager Digital Lifestyle Marketing Telkomsel. Dia mengungkap fakta-fakta menarik. Salah satunya, netter Indonesia paling rajin nonton video, rata-rata 23 menit per hari waktu dihabiskan untuk nonton video.
Giliran speech composer Eka Gustiwana bicara soal video digital. "Bikin video itu harus konsisten. Jangan dulu berharap tenar," kata Eka.
Diskusi semakin seru dan penuh tawa ketika penulis dan video creator Raditya Dika tampil ke atas panggung. Raditya memberi tips agar video ramai ditonton. "Mulailah dari kegelisahan hati," sebut Raditya memberi resep bikin video.
Ineters tampak antusias. Apalagi saat sesi tanya jawab dimulai
Ini salah satu Ineters yang dapat kesempatan bertanya.
Sesi tanya jawab selesai, saatnya pengundian doorprize! Belum afdol kalau belum dikerjain dulu sama Karel Anderson si MC jahil.
Dan ini dia, Ineters yang beruntung. Dua orang mendapatkan Samsung Galaxy Alpha. Wah asyiknya...
Di akhir acara, para pembicara menerima ucapan terima kasih dari detikINET dari Telkomsel. Dari kiri ke kanan, Adita Irawati Head of Corporate Communications Group Telkomsel, Eka Gustiwana, Aris Sudewo, Raditya Dika dan Pemimpin Redaksi Detikcom Arifin Asydhad.
(/)