Menurut pengakuan Bloomberg, sesungguhnya mereka hanya melakukan update rutin berita obituari sebelum 'kecelakaan' publikasi itu terjadi.
Dengan judul βSteve Jobs, Apple Co-Founder, Arbitrator of Cool Technology, XXXX ", obituari itu sebenarnya sudah ditandai agar jangan dipublikasikan terlebih dulu. Diduga, obituari ini hanya ditujukan untuk kalangan internal Bloomberg, namun malah bocor ke pelanggan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari kesalahan publikasi yang menghebohkan ini, memang praktek menyiapkan obituari sebagai persiapan kematian orang-orang terkenal, telah umum dilakukan oleh media Amerika Serikat.
Akan tetapi, yang cukup menarik dari berita obituari Steve Jobs tersebut adalah banyaknya orang terkenal yang akan dimintai ucapan duka cita oleh Bloomberg. Dalam daftar orang yang dimintai komentar ucapan duka di antaranya adalah:
* Steve Wozniak, salah satu pendiri Apple
* Jon Rubinstein, kepala divisi Apple iPod
* Bill Gates, pendiri MIcrosoft
* Eric Schmidt, CEO Google
* Paul Otellini, CEO Intel Corp.
* Scott McNealy, pendiri Sun Microsystems
* Nolan Bushnell, pendiri Atari
Bincang seru soal software Apple? Gabung segera di detikINET Forum! (fyk/dwn)