Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pengakuan Penyebar Berita Kematian Steve Jobs

Pengakuan Penyebar Berita Kematian Steve Jobs


- detikInet

New York - Situs berita Bloomberg yang reputasinya tinggi cukup tercoreng dengan pemuatan kabar duka cita tentang kematian Steve Jobs yang menghebohkan. Padahal kenyataannya, sang bos Apple baik-baik saja keadannya.

Menurut pengakuan Bloomberg, sesungguhnya mereka hanya melakukan update rutin berita obituari sebelum 'kecelakaan' publikasi itu terjadi.

Dengan judul β€œSteve Jobs, Apple Co-Founder, Arbitrator of Cool Technology, XXXX ", obituari itu sebenarnya sudah ditandai agar jangan dipublikasikan terlebih dulu. Diduga, obituari ini hanya ditujukan untuk kalangan internal Bloomberg, namun malah bocor ke pelanggan umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir CNN dan dikutip detikINET, Jumat (29/8/2008), file itu hanya nampang sesaat sebelum dicabut dengan keterangan 'Story Referencing Apple Was Sent in Error by Bloomberg News'. Namun terlambat, detail berita obituari Steve Jobs berhasil dikopi oleh pengakses dan disebar luas.

Terlepas dari kesalahan publikasi yang menghebohkan ini, memang praktek menyiapkan obituari sebagai persiapan kematian orang-orang terkenal, telah umum dilakukan oleh media Amerika Serikat.

Akan tetapi, yang cukup menarik dari berita obituari Steve Jobs tersebut adalah banyaknya orang terkenal yang akan dimintai ucapan duka cita oleh Bloomberg. Dalam daftar orang yang dimintai komentar ucapan duka di antaranya adalah:

* Steve Wozniak, salah satu pendiri Apple
* Jon Rubinstein, kepala divisi Apple iPod
* Bill Gates, pendiri MIcrosoft
* Eric Schmidt, CEO Google
* Paul Otellini, CEO Intel Corp.
* Scott McNealy, pendiri Sun Microsystems
* Nolan Bushnell, pendiri Atari

Bincang seru soal software Apple? Gabung segera di detikINET Forum! (fyk/dwn)




Hide Ads
LIVE