Namun, ketakutan terhadap penculikan yang merak terjadi di Meksiko ini menjadi lahan bisnis yang menjanjikan bagi perusahaan teknologi, Xega. Xega memberikan solusi agar keberadaan orang bisa terus dipantau, dimanapun berada.
Bagaimana caranya? Adalah dengan menanamkan sebuah chip kecil seukuran biji ke dalam kulit dibawah otot, melalui alat suntik khusus. Bila sudah ditanam, chip tersebut tidak terlihat mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya, sasaran penculikan memang tertuju ke orang-orang kaya saja. Namun kini, orang biasa pun bisa menjadi sasaran," ujar Sergio Galvan, Commercial Director perusahaan Xega seperti dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (26/8/2008).
Awalnya, Xega membuat chip sebagai alat penunjuk arah untuk melacak mobil yang dicuri. Namun kini, seiring dengan kebutuhan manusia dalam menghadapi keadaan genting di Meksiko tersebut membuat chip kecil itu berevolusi dengan ditanamkan ke manusia.
Kasus penculikan di Meksiko memang cukup mengkhawatirkan. Antara tahun 2004 dan 2007, angka penculikan yang berakhir tragis meningkat 40% dengan 751 kasus. Disinyalir total penculikan bisa sekitar 6500 kasus yang terjadi.
Rencananya perusahaan ini akan melakukan ekspansi ke negara Brazil, Colombia hingga Venezuela.
(amz/amz)