Vice President IOC Gunilla Lindberg memastikan masalah tersebut sudah diselesaikan. "Sekarang, internet bisa diakses dengan bebas untuk peliputan pertandingan Olimpiade," ujarnya seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Senin (4/8/2008).
Hal ini diperjelas dari laporan kantor pusat media untuk Olimpiade yang mengatakan bahwa sejumlah situs yang sebelumnya disensor kini telah dibuka, seperti Radio Free Asia, American news service, BBC hingga Wikipedia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di awal minggu lalu misalnya, peneliti dari Amnesty International Mark Allison mendesak IOC dan Beijing Organising Committee untuk menjalankan janji mereka yang ingin memberikan kebebasan pada pers selama perhelatan Olimpiade.
"Sensor internet merupakan hak asasi yang fundamental dan menghianati nilai-nilai dari Olimpiade itu sendiri," tandas Allison.
Punya informasi menarik seputar dunia internet? Sampaikan saja di detikINET Forum.
(ash/fyk)