Gates mengawali perjalanannya di Microsoft sebagai seorang pembuat aplikasi. Konon ia dan Paul Allen sampai kurang tidur dan kurang gizi saat menyelesaikan bahasa BASIC.
Perubahan pertama, jika mau disebut demikian, terjadi ketika Gates bersama Microsoft berhasil meyakinkan IBM untuk melisensikan sistem operasi MS-DOS pada setiap PC yang diluncurkan IBM. Bukan hanya itu, Gates 'baru' ini berhasil mendapatkan kontrak non-ekslusif untuk sebuah produk yang ketika itu bahkan belum dimiliki oleh Microsoft.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun perlahan-lahan hal itu berubah, Gates mampu menempatkan dirinya sebagai pimpinan perusahaan besar. Ia santun dalam acara sosial perusahaan dan mulai merapihkan tampilannya, termasuk memasukkan kemeja dan menyisir rambut.
Meski demikian, Gates tetap dikenal berwatak keras. Dalam kasus monopoli Microsoft melawan pemerintah Amerika di tahun 1990-an Gates mengajukan kesaksian yang dikenal sebagai kesaksian 'Rainman' (merujuk pada film Rainman yang diperankan Tom Cruise dan Dustin Hoffman). Dalam kesaksiannya Gates tampil bak seorang anak kecil yang temperamental dan keras kepala.
Wajah terakhir Gates adalah yang kini lekat dengan dirinya, seorang filantropis global. Ia diakui sebagai seorang dermawan yang membawa kedermawanannya melebihi lingkup lokal. Aksi kedermawanan Gates lewat 'Bill and Melinda Gates Foundation' mengguncang dunia filantropis.
Wajar saja, pria yang pernah dinobatkan sebagai pria terkaya di dunia itu melakukan aksi kedermawanan melintasi batas negara. Hal yang biasanya tidak dilakukan oleh filnatropis lainnya yang cenderung menyalurkan bantuan pada skala lokal.
(wsh/wsh)