Awalnya, mereka menentukan target rumah dengan menggunakan Google Earth. Setelah menemukan target, mereka membuat persiapan akhir dan mengundang teman-temannya lewat situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Bebo.
Para remaja ini kemudian menyelenggarakan pesta gila-gilaan di rumah yang mereka ketahui sedang ditinggalkan penghuninya tersebut. Mereka mengenakan pakaian ala pesta topeng, dan membawa sepeda sehingga mereka bisa melarikan diri dengan cepat jika pesta mereka terganggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengimbau pemilik rumah yang memiliki kolam renang untuk senantiasa waspada," ujar seorang juru bicara kepolisian Devon and Cornwall, seperti dilansir Vnunet, dan dikutip detikINET, Sabtu (21/6/2008).
Lebih lanjut pihak kepolisian juga mengeluarkan peringatan kepada para remaja bahwa menggunakan kolam renang orang lain merupakan perbuatan yang melanggar hukum.
(faw/amz)