Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Polri:
SMS Teror Bikin Resah, Jangan Forward Lagi!
Polri:

SMS Teror Bikin Resah, Jangan Forward Lagi!


- detikInet

Jakarta - Seiring naiknya harga BBM, SMS bernada teror seakan menjadi santapan sehari-hari pemilik ponsel. Isi pesan yang menakut-nakuti itu kerap membuat resah warga.

Nah, karena itulah pihak Polri mengimbau agar Anda tidak mem-forward lagi bila mendapat kiriman SMS menyesatkan seperti itu.

"Jangan ikut menyebarluaskan atau mengirim lagi, karena Anda ikut membuat masyarakat resah," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira pada detikcom, Jumat (30/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abubakar menuturkan biasanya dalam isi pesan itu terdapat kata-kata 'Sebarkan ke teman-teman Anda'. Hal inilah yang membuat pesan tersebar secara berantai.

Lalu apa polisi tidak melakukan penyelidikan? "Pengusutan dilakukan, tapi itu biasanya pelaku membeli nomor di pinggir jalan. Identitas yang diberikan yang biasanya harus dilakukan saat memiliki nomor baru diisi dengan identitas palsu," tambahnya.

Apa sudah pernah dilacak nomor SMS teror ini? "Ya, tapi agak susah. Biasanya begitu selesai dipakai langsung dibuang," tandasnya.

SMS teror yang menggejala belakangan ini mulai dari isu santet, kekhawatiran kerusuhan 1998 terulang, datangnya massa dari luar Jakarta, dsb

Mau tukar informasi soal ponsel atau ponsel lainnya. Sampaikan di detikINET Forum.



(ndr/ash)







Hide Ads