Menurut investigasi, api berasal dari perangkat adaptor laptop yang mengalami overheat alias panas berlebihan. Kebetulan laptop itu diletakkan di karpet apartemen yang mudah terbakar. Maka ketika percikan api menyala, kebakaran pun tak dapat dicegah.
Memang tak ada korban luka atau tewas dalam insiden ini. Namun tak urung kebakaran tersebut menimbulkan kerugian cukup banyak, yakni US$ 125.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus semacam ini tergolong cukup langka karena biasanya kebakaran pada laptop disebabkan oleh overheat baterai, bukan adaptor.
Berbagi info terkini soal laptop? Gabung yuk di detikINET Forum! (fyk/dwn)