Banyaknya warga yang mau memilih lewat SMS ini diketahui dari hasil survei yang dilakukan Samsung Telecommunication America (Samsung Mobile) terhadap ratusan remaja dan orang tua di Negeri Paman Sam ini.
Dalam survei tersebut terungkap, keinginan ini berasal dari sejumlah pendukung Partai Demokrat, Republik dan Independen yang menjadi responden. Mereka mengaku, jika diperbolehkan, mereka lebih memilih mengikuti pemungutan suara untuk pemilu presiden AS dengan memberikan suaranya lewat SMS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Lebih dari 61% responden yang berusia 18 tahun keatas mengaku setuju mengenai kemungkinan pemilihan suara dengan SMS.
- Sementara sekitar 80 persen remaja yang berumur 13 - 17 tahun yang disurvei mengaku, jika mereka diizinkan mengikuti pemilu, mereka bakal melakukannya dengan mengirimkan SMS ketimbang repot-repot datang ke tempat pemungutan suara.
Survei ini sendiri merupakan hasil kolaborasi Samsung Mobile dengan Kelton Research. Respondennya merupakan 300 remaja AS berusia 13 - 19 tahun dan sebanyak 500 para orang tua yang memiliki anak berumur 13 - 19 tahun.
Punya cerita menarik terkait dunia teknologi informasi. Diskusikan di detikINET Forum!
(ash/wsh)