Hal itu dialami seorang atlet catur dari Iran, M. Sadatnajafi, saat sedang bertanding dalam turnamen Dubai Open Chess melawan Li Chao, Grandmaster asal China. Ia konon tertangkap basah menerima SMS tips untuk langkah berikutnya.
Kejadiannya juga cukup menggelikan. Setelah melakukan 10 langkah, tiba-tiba saja ponsel atlet itu terjatuh di depan juri. Setelah di lihat, di dalam ponsel itu tertera pesan-pesan berisi instruksi tentang langkah yang harus dilakukan. Sadatnajafi pun bagai terkena 'skak mat' dan tak bisa berkata apa-apa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan peraturan International Chess Federation (FIDE), pemain tidak diperkenankan menggunakan ponsel saat sedang bertanding. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan hasilnya akan dilaporkan ke FIDE untuk menentukan langkah selanjutnya," ungkap Casto Abundo, ketua juri pertandingan.
Kecurangan semacam ini juga pernah terjadi sebelumnya. Di bulan Desember 2006 atlet bernama Umakant Sharma, juga melakukan kecurangan saat pertandingan. Dia menggunakan instruksi komputer via Bluetooth yang diselipkan di topinya. Walhasil, dia dijatuhi sanksi larangan bertanding selama 10 tahun. Mungkin saja Sadatnajafi akan mengalami nasib yang sama.
Punya cerita menarik seputar dunia TIi? Sampaikan di detikINET Forum!
(faw/wsh)