Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
E-mail akan Dimuseumkan

E-mail akan Dimuseumkan


- detikInet

Australia - Tak perlu menjadi benda antik untuk masuk dalam koleksi museum. E-mail yang merupakan salah satu kecanggihan teknologi masa kini pun ternyata bisa dimuseumkan. Tak percaya?

Hal ini terjadi di negeri yang masih termasuk tetangga Indonesia, Australia. Museum PowerHouse yang ada di negeri kanguru inilah yang mencetuskan ide memuseuman e-mail.

Bagi penduduk Australia yang berminat, dapat menyumbang e-mail mereka untuk diarsipkan di museum tersebut sehingga tak lekang oleh waktu dan bisa diakses anak cucu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut kurator museum PowerHouse, Matthew Connel, e-mail suatu saat nanti bisa jadi referensi bagi sejarawan masa depan. Hal ini mirip dengan keadaan sekarang di mana sejarawan meneliti kertas surat masa lampau untuk menerka sejarah.

Akan tetapi, kini sebagian orang telah memakai e-mail sebagai pengganti surat biasa. Connel menilai, penyimpanan e-mail tidak panjang umur seperti halnya kertas surat. Pasalnya, email sering dihapus begitu saja oleh pemiliknya.

Karena itulah, seperti dikutip detikINET dari smh.com, Rabu (2/4/2008), langkah untuk memuseumkan e-mail dipandang perlu. Lewat inisiatif memuseumkan email ini, penduduk bisa mendaftarkan e-mail pilihan mereka di situs www.emailaustralia.com.au untuk diarsipkan.

E-mail terbaik dari bermacam kategori nantinya akan ditampilkan di situs dan diabadikan di Museum PowerHouse sebagai arsip untuk masa depan. Sebelumnya, ide memuseuman e-mail semacam ini juga pernah dicetuskan di Inggris.

(fyk/ash)





Hide Ads