Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ingin Sinyal Mati, Taliban Ancam Nge-bom Operator

Ingin Sinyal Mati, Taliban Ancam Nge-bom Operator


- detikInet

Afghanistan - Taliban mendesak operator seluler di Afghanistan untuk mematikan sinyal di malam hari. Pasalnya, kelompok militan ini menganggap pasukan Amerika Serikat (AS) dan pasukan asing lainnya menggunakan sinyal tersebut untuk melacak keberadaan mereka.

Jika permintaan ini tidak dituruti, Taliban pun telah menyiapkan ancaman serius. "Jika perusahaan tidak menghentikan sinyal mereka dalam tempo tiga hari, Taliban akan menjadikan menara dan kantor mereka sebagai target (pengeboman)," tegas Zabiullah Mujaheed, juru bicara Taliban, seperti dikutip detikINET dari BBC, Selasa (26/2/2008).

Ada empat operator seluler yang beroperasi di negara ini yang diwajibkan kelompok militan untuk mematikan layanan mereka antara pukul 17.00 hingga 03.00 dini hari waktu setempat atau selama 10 jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasca kejatuhan Taliban di tahun 2001, ponsel mulai diperkenalkan di Afghanistan, dan berangsur-angsur menjadi cara populer untuk berkomunikasi. Pihak Taliban sebelumnya juga pernah menuduh operator telekomunikasi bersekongkol dengan AS dan pasukan asing.

Namun menurut seorang ahli komunikasi, militer AS dan pasukan asing lainnya tidak memerlukan bantuan operator seluler untuk melacak kaum militan. Sebab, mereka menggunakan teknologi yang lebih canggih dengan menggunakan satelit.
(ash/ash)





Hide Ads
LIVE