Hal ini dikatakan Peres pada sebuah konferensi pemuda dari berbagai negara. Konferensi di Yerusalem ini membahas tentang Holocaust, peristiwa pembantaian bangsa Yahudi oleh Jerman pada masa lalu.
Peres menganggap, Facebook sebagai situs jejaring sosial populer bisa jadi sarana ampuh untuk menangkal hasutan atau penyebaran ideologi kebencian di internet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanyai apakah di antara pemuda itu ada yang mengenal Facebook, hampir semuanya mengangkat tangan. Namun, Peres menambahkan bahwa meskipun ia menyarankan pemakaian Facebook, ia berharap agar para pemuda itu tidak sampai diperbudak oleh komputer.
Dicetuskannya ide penggunaan Facebook untuk menangkal sentimen anti Yahudi ini dikemukakan Peres setelah ia sempat bertemu dengan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg beberapa saat lalu. Demikian seperti dikutip detikINET dari JerusalemPost, Rabu (30/1/2008). (fyk/wsh)