Pesawat Boeing 777 bernomor sayap BA038 itu berada di ketinggian 600 kaki sebelum tiba-tiba mesinnya kehilangan tenaga. Para ahli penerbangan mengungkapkan, kecil kemungkinan masalah mekanis menjadi penyebab rusaknya mesin pesawat tersebut. Mereka menduga kuat, gangguan mesin disebabkan oleh rusaknya sistem komputer yang mengendalikannya.
Saat ini, lembaga penyelidik kecelakaan penerbangan di negara tersebut sedang menganalisis segala kemungkinan penyebab kecelakaan. Namun mereka akan berfokus pada sistem komputer pesawat pengatur operasional mesin, yang diduga kuat menjadi penyebab utama peristiwa kecelakaan yang nyaris membuat celaka 136 penumpang dan 14 awak kapal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya, hal ini pernah menimpa pesawat milik Malaysia Airlines di tahun 2005. Saat itu, pesawat tiba-tiba melambat secara drastis di udara gara-gara kegagalan sistem. Untungnya, pilot segera tanggap mengantisipasinya sehingga kecelakaan fatal bisa terhindarkan.
(fyk/dbu)