Tahun ini, survei yang digagas oleh perusahaan periset pasar, ChildWise, menemukan bahwa anak-anak menghabiskan lebih sedikit waktu untuk keluar rumah dan lebih menyukai untuk menghabiskan waktu di depan televisi atau berinternet.
Survei yang melibatkan 1.100 anak-anak di Inggris berumur 5 tahun hingga 16 tahun tersebut juga mengungkapkan, anak-anak menghabiskan waktu paling sedikit 5 jam di depan alat elektronik (televisi dan komputer) per harinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penggunaan internet terus meningkat, dimana mereka mencari hiburan, bermain game dan juga berkomunikasi dengan teman-teman mereka," ujar kepala riset ChildWise, Rosemary Duff.
Survei tersebut juga menyebutkan bahwa televisi menjadi isu mengkhawatirkan bagi perkembangan anak. Diketahui, 85% dari anak-anak difasilitasi televisi di dalam kamar. Hal itu menunjukkan 56% dari mereka menonton televisi bahkan saat makan dan 63% menonton televisi sebelum mereka terlelap tidur. Waktu lainnya juga dihabiskan untuk bermain game di depan televisi.
Menurut Duff, televisi sudah menjadi alat yang tidak bisa dipisahkan dengan anak-anak, lantaran fasilitas yang disediakan orang tua.
Malas Melakukan Kegiatan di Luar Rumah
Lebih lanjut diungkapkan Duff, anak-anak sekarang lebih memilih untuk menghabiskan waktu depan perangkat elektronik daripada bermain dan melakukan kegiatan di luar rumah. Padahal, hal itulah yang layaknya menjadi kegemaran anak-anak pada masa pertumbuhan.
"Saya rasa hidup dewasa ini menjadi semakin rumit, dimana banyak pilihan lain sehingga membuat anak-anak hanya memilih melakukan hal yang disukai saja," tandas Duff seperti dikutip detikINET dari ABCNews, Senin (21/1/2008).
Survei juga menyebutkan bahwa buku kini tak lagi menjadi prioritas bagi anak-anak. Dari seluruh partisipan, 1/4 anak yang masih menyempatkan membaca buku setiap hari, sementara lebih dari setengah partisipan menyatakan membuka buku di rumah hanya satu minggu sekali, diluar tes dan ulangan.
(amz/amz)