Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Selain TV
Internet Bikin Anak Malas Keluar Rumah
Selain TV

Internet Bikin Anak Malas Keluar Rumah


- detikInet

Jakarta - Bila sewajarnya anak-anak menyukai aktivitas di luar rumah untuk mengeksplorasi sekitarnya serta bersosialisasi dengan lingkungannya, rupanya kesenangan itu kini mulai pudar.

Tahun ini, survei yang digagas oleh perusahaan periset pasar, ChildWise, menemukan bahwa anak-anak menghabiskan lebih sedikit waktu untuk keluar rumah dan lebih menyukai untuk menghabiskan waktu di depan televisi atau berinternet.

Survei yang melibatkan 1.100 anak-anak di Inggris berumur 5 tahun hingga 16 tahun tersebut juga mengungkapkan, anak-anak menghabiskan waktu paling sedikit 5 jam di depan alat elektronik (televisi dan komputer) per harinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut diungkapkan, mereka juga secara teratur chatting di internet dan mengakses situs jejaring sosial.

"Penggunaan internet terus meningkat, dimana mereka mencari hiburan, bermain game dan juga berkomunikasi dengan teman-teman mereka," ujar kepala riset ChildWise, Rosemary Duff.

Survei tersebut juga menyebutkan bahwa televisi menjadi isu mengkhawatirkan bagi perkembangan anak. Diketahui, 85% dari anak-anak difasilitasi televisi di dalam kamar. Hal itu menunjukkan 56% dari mereka menonton televisi bahkan saat makan dan 63% menonton televisi sebelum mereka terlelap tidur. Waktu lainnya juga dihabiskan untuk bermain game di depan televisi.

Menurut Duff, televisi sudah menjadi alat yang tidak bisa dipisahkan dengan anak-anak, lantaran fasilitas yang disediakan orang tua.

Malas Melakukan Kegiatan di Luar Rumah

Lebih lanjut diungkapkan Duff, anak-anak sekarang lebih memilih untuk menghabiskan waktu depan perangkat elektronik daripada bermain dan melakukan kegiatan di luar rumah. Padahal, hal itulah yang layaknya menjadi kegemaran anak-anak pada masa pertumbuhan.

"Saya rasa hidup dewasa ini menjadi semakin rumit, dimana banyak pilihan lain sehingga membuat anak-anak hanya memilih melakukan hal yang disukai saja," tandas Duff seperti dikutip detikINET dari ABCNews, Senin (21/1/2008).

Survei juga menyebutkan bahwa buku kini tak lagi menjadi prioritas bagi anak-anak. Dari seluruh partisipan, 1/4 anak yang masih menyempatkan membaca buku setiap hari, sementara lebih dari setengah partisipan menyatakan membuka buku di rumah hanya satu minggu sekali, diluar tes dan ulangan.
(amz/amz)







Hide Ads