"Pesan kami pada pemerintah Saudi cukup jelas, bahwa Amerika Serikat membela kebebasan berekspresi yang penting bagi demokrasi. Di manapun orang ingin mengekspresikan diri di internet atau media lain, kami membelanya," tandas juru bicara Departemen Negara Amerika Serikat, Sean McCormack.
Penahanan Farhan memang memicu berbagai protes. Di antaranya, Lembaga The American Islamic Conggres yang berbasis di Amerika Serikat merilis kampanye online untuk mendukung pembebasan Farhan. Di Arab Saudi sendiri, penahanan Farhan yang punya blog di www.alfarhan.org juga diprotes para blogger setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT