Bukan untuk merazia software bajakan tentunya, kedatangan BSA kali ini adalah dalam rangka mensosialisasikan program-program BSA dalam mengkampanyekan penggunaan software legal di Indonesia.
"Kedatangan BSA ke detikcom salah satunya adalah ingin 'curhat' ke detikcom soal kampanye penggunaan software legal. Jadi ceritanya Donny junior ingin curhat ke Donny senior," canda Donny A. Sheyoputra, perwakilan BSA di Indonesia membuka pembicaraan dengan detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana 'curhat' pun berlangsung cukup hangat. Salah satunya, membahas tentang kesan masyarakat terhadap BSA. Menurut Donny, BSA seolah dianggap sebagai momok yang menakutkan karena umumnya menduga bahwa BSA-lah yang berada di balik semua penggerebekan software bajakan, termasuk di warnet.
Donny menegaskan bahwa BSA tidak terlibat dalam sweeping warnet yang marak terjadi belakangan ini. "Warnet bukanlah target BSA. Yang diperhatikan BSA secara khusus adalah pembajakan software di kalangan end user dalam organisasi komersil," jelasnya.
Ia juga menampik kabar bahwa penggrebekan software bajakan di warnet-warnet semuanya adalah karena perintah BSA. "BSA tidak terlibat dalam aksi sweeping yang dilakukan polisi akhir-akhir ini," tegasnya lagi.
Donny pun mengakui bahwa ada beberapa oknum polisi yang menyalahgunakan posisi BSA dalam memberantas software ilegal di warnet. Menurutnya BSA bersikap netral, tidak berpihak ke satu organisasi tertentu. BSA hanya ingin mengedukasi konsumen mengenai pentingnya penghargaan terhadap HAKI dan tidak melakukan pembajakan piranti lunak, Selasa siang (18/12/2007).
Donny mengatakan pihaknya juga akan terus gencar melakukan kampanye penggunaan software legal di Indonesia, salah satunya melalui serangkaian seminar di dunia pendidikan melalui program bertajuk 'BSA Goes to Campus'. Untuk itu, Donny berharap peran media sebagai sumber informasi dapat membantu BSA mensosialisasikan penggunaan software legal tersebut demi meminimasi masalah Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).
"Para mahasiswa kan nantinya akan menjadi calon pekerja di suatu perusahaan. Kelak jika mereka bekerja di perusahaan apapun yang memakai TI, mereka diharapkan dapat memahami pentingnya penggunaan software legal," Donny bercerita.
Hampir dua jam berlalu, curhat pun usai. Seperti sudah menjadi 'tradisi', sama seperti tamu-tamu detikcom lainnya, BSA pun mengunjungi dapur detikcom untuk melihat-lihat cara kerja dan bersilaturahmi dengan para wartawan. (dwn/dwn)