×
Ad

Berapa Banyak Air yang Dihabiskan untuk Satu Pertanyaan ke AI?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 21 Sep 2026 06:16 WIB
Berapa Banyak Air yang Dihabiskan untuk Satu Pertanyaan ke AI? Foto: Terry Vlisidis/Unsplash
Jakarta -

Banyak perkiraan mengenai jumlah air yang dihabiskan untuk satu pertanyaan ke kecerdasan buatan (AI). Google mengukur konsumsi air untuk satu prompt Gemini setara dengan sekitar lima tetes. Sebuah studi lain yang viral, menyebutkan bahwa satu email ChatGPT menghabiskan air kira-kira setara dengan satu botol penuh.

Angkanya bisa beda bukan karena salah satunya berbohong, ini karena keduanya menghitung hal yang berbeda.

Angka yang viral menyebutkan angka sekitar 519 ml (kira-kira satu botol) untuk menulis surel sepanjang 100 kata menggunakan GPT-4, karena angka ini juga memperhitungkan rantai pasok listrik. Sementara itu, angka resmi Google menunjukkan bahwa prompt teks Gemini pada nilai tengahnya menggunakan sekitar 0,26 ml air -- kira-kira lima tetes -- dengan memperhitungkan pendinginan di lokasi.

Mengapa estimasi bisa berbeda?

Perbedaan ini bermuara pada satu pembedaan: air langsung versus air tidak langsung. Air langsung atau air di lokasi adalah air yang menguap di menara pendingin pusat data.

Air tidak langsung adalah air di luar lokasi, atau air yang dikonsumsi di tahap hulu untuk menghasilkan listrik yang menggerakkan chip, mengingat sebagian besar pembangkit listrik juga menggunakan air untuk pendinginan.

Angka yang hanya menghitung kategori pertama akan selalu terlihat kecil, sedangkan angka yang menghitung keduanya akan selalu besar.

Angka 0,26 ml dari Google pada dasarnya hanya mencakup kebutuhan pendinginan. Angka 519 ml yang sering dikutip adalah angka siklus hidup yang turut memperhitungkan penggunaan air di balik penyediaan listrik.

Ini bukan penyesuaian kecil. Di tingkat nasional, pusat data di AS mengonsumsi sekitar 17,4 miliar galon air secara langsung pada tahun 2023, namun mengonsumsi sekitar 211 miliar galon secara tidak langsung melalui penggunaan listrik. Data ini berasal dari laporan tahun 2024 oleh Lawrence Berkeley National Laboratory untuk Departemen Energi AS.

Penggunaan tidak langsung mencapai sekitar dua belas kali lipat dari penggunaan langsung, yang berarti pendinginan di lokasi hanya mencakup kurang dari 10% dari jejak air AI yang sesungguhnya. Angka per-prompt mana pun yang mengabaikan 90% sisanya, pada dasarnya, hanyalah sebagian kecil dari biaya penggunaan air yang sebenarnya.



Simak Video "Kamera HP, Tapi Hasilnya Nggak Kaleng-Kaleng"


(ask/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork