×
Ad

Tim Cook Pergi, Fans Apple Titip Pesan ke CEO Baru: Jangan Takut!

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 01 Sep 2026 09:45 WIB
Tim Cook Pergi, Apple Fan Titip Pesan ke CEO Baru: Jangan Takut! Foto: Apple
Jakarta -

Berakhir sudah era Tim Cook memimpin Apple. Setelah bertahun-tahun berada di pucuk pimpinan raksasa teknologi asal Cupertino tersebut, Cook melepas jabatan CEO dan tongkat estafet kepemimpinan beralih kepada John Ternus.

Pergantian ini membawa perasaan campur aduk bagi para penggemar Apple. Ada rasa kehilangan terhadap sosok Cook yang sudah begitu identik dengan Apple, tetapi juga muncul harapan agar kepemimpinan baru membawa keberanian dan kejutan yang selama beberapa tahun terakhir dinilai mulai berkurang.

Apple enthusiast Bagus Hernawan menilai salah satu pencapaian terbesar Cook adalah membuat basis pengguna Apple jauh lebih luas. Hal itu berjalan beriringan dengan pertumbuhan bisnis perusahaan.

"Menurut saya Tim Cook sukses di sisi meningkatkan kalangan pengguna Apple menjadi jauh lebih besar daripada di era sebelumnya," kata Bagus kepada detikINET.

Ia juga menyoroti perubahan besar Apple menjadi perusahaan yang semakin mengandalkan bisnis layanan. Apple Music, Apple TV, Apple Arcade, Fitness+ hingga AppleCare+ berkembang di bawah kepemimpinan Cook.

Apple Silicon Jadi Warisan Tim Cook

Strategi iPhone pun berubah. Jika pada era Steve Jobs Apple biasanya memperkenalkan satu model iPhone baru dalam setahun, pada era Cook perusahaan menawarkan beberapa varian sekaligus untuk menjangkau konsumen lebih luas.

Dari sisi produk, Bagus menyebut AirPods, Apple Watch dan chip Apple M Series sebagai tiga pencapaian penting era Cook.

AirPods berkembang menjadi salah satu perangkat populer Apple, sedangkan Apple Watch memperluas ekosistem perusahaan ke perangkat wearable dengan fokus kesehatan dan kebugaran.

Namun Apple Silicon mendapat sorotan khusus. Keputusan meninggalkan prosesor Intel dan beralih ke chip rancangan sendiri mengubah komputer Mac secara signifikan.

Bagus Hernawan Foto: doc Pribadi

Pandangan serupa disampaikan Indra Surya, kreator iTechlife dan Apple enthusiast. Ia melihat Cook sebagai sosok yang berhasil membawa Apple keluar dari ketergantungan terhadap visi Steve Jobs.

"Kalau Steve Jobs lebih dikenal sebagai bapak visioner, Tim Cook jadi operatornya," ujar Indra.

Menurutnya, warisan Cook bukan sekadar membawa Apple menjadi perusahaan dengan valuasi sangat besar, tetapi juga membangun fondasi bisnis melalui supply chain, layanan, ekosistem hingga Apple Silicon.

"Menurut saya, satu hal warisan yang sangat penting adalah Apple Silicon. Transisi dari Intel ke chip buatan sendiri menunjukkan bahwa Apple di era Tim Cook sudah semakin berani mengontrol teknologi inti yang mereka gunakan," jelasnya.

Apple Makin Besar, tapi Kehilangan 'Wow Factor'?

Kesuksesan bisnis tersebut bukan berarti era Cook tanpa kritik. Indra melihat Apple berkembang menjadi perusahaan yang jauh lebih besar, tetapi pada saat bersamaan terasa lebih konservatif.

Menurutnya, Apple era Cook lebih banyak menyempurnakan produk yang sudah ada. Kamera semakin bagus, chip makin cepat dan daya tahan baterai meningkat, tetapi perubahan dari satu generasi ke generasi berikutnya terkadang tidak terasa sebesar dahulu.

Indra iTechLife bertemu Tim Cook saat kunjungan ke Indonesia Foto: dok Pribadi

"Kalau sebagai bisnis, Apple jelas jauh lebih kuat. Tetapi sebagai pengguna yang sudah cukup lama mengikuti Apple, saya kadang kangen dengan kejutan-kejutan yang terjadi dari era Steve Jobs, ketika kita benar-benar tidak tahu Apple akan melakukan apa berikutnya," ungkap Indra.

Ia menilai Apple tetap inovatif. Hanya saja bentuk inovasinya berbeda dibandingkan era Jobs. Apple Silicon, computational photography, custom silicon, integrasi ekosistem, privasi dan layanan menjadi contoh inovasi yang tidak selalu terlihat langsung oleh konsumen.

"Apakah Apple masih memberikan wow factor sebanyak era Steve Jobs? Menurut saya masih jauh," katanya.

Bagus memiliki pandangan sedikit berbeda. Menurutnya, inovasi tetap menjadi salah satu faktor yang memungkinkan Apple terus tumbuh. Ia menunjuk Apple Vision Pro sebagai salah satu produk paling inovatif yang lahir di era Cook.

Namun Vision Pro menghadapi kendala harga yang tinggi serta ekosistem aplikasi yang dinilainya belum cukup menarik developer.

Bagus justru lebih kecewa terhadap batalnya proyek Apple Car dan perkembangan Siri yang dianggap terlambat dibandingkan asisten pintar pesaing.



Simak Video "Video Janji-janji Manis CEO Apple Tim Cook kepada Trump"


(afr/afr)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork