Melalui layanan berbiaya sekitar 3 Euro perminggunya ini (1 Euro = Rp 13.698, sumber: detikcom), para pelanggan akan menerima sampai tiga buah gambar Orang Suci atau Santa termasuk juga Santa Perawan Maria dan figur populer seperti Paus Yohanes Paulus II.
Dalam pernyataannya, Uskup Italia Lucio Soravito De Franceschi menandaskan bahwa layanan ini menyerang agama Katolik karena mengeksploitasi iman mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Barbara Labate, direktur perusahaan McKay & Sisters membantah anggapan Gereja tersebut. "Saya mendapat ide ini dari ibu yang selalu membawa kartu doa di tas saat bepergian. Hal ini sama sekali bukan penghinaan. Kita hanya mengikuti perkembangan zaman," ujarnya. (fyk/dwn)