Anggapan bahwa video game adalah biang keladi menurunnya kemampuan membaca anak-anak ini diungkap dalam sebuah artikel di tabloid The Sun, Inggris. Hal ini berawal setelah dalam sebuah studi, dilaporkan peringkat kepandaian membaca anak-anak Inggris menurun drastis dari peringkat ketiga menjadi peringkat 15 dunia.
Menurut artikel tersebut, kegemaran anak-anak bermain game menjadi biang keladi penurunan ini. Disebutkan, lebih dari sepertiga anak-anak Inggris usia 10 tahun menghabiskan setidaknya waktu tiga jam untuk bermain game sepulang sekolah. Angka ini jauh lebih tinggi daripada yang terjadi di negara-negara Eropa lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT