Google merilis layanan terbarunya di Indonesia, yaitu Gemini Spark, yang merupakan agen kecerdasan buatan (AI) pribadi dari Google ini dirancang untuk siaga membantu pengguna selama 24 jam penuh.
Hebatnya, Gemini Spark dapat bekerja secara otomatis di latar belakang, bahkan saat laptop sedang ditutup atau ponsel dalam keadaan terkunci. Beroperasi di bawah infrastruktur cloud Google yang aman, Spark terhubung langsung dengan berbagai layanan Google Workspace seperti Gmail, Docs, dan Sheets tanpa memerlukan pengaturan tambahan yang merepotkan.
Mengubah cara kerja AI menjadi lebih proaktif
Agen AI Gemini Spark saat ini telah tersedia bagi para pelanggan Google AI Ultra dan Pro, serta sudah mendukung penggunaan dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan Gemini Spark, AI kini tidak lagi sekadar menjadi asisten reaktif yang hanya menjawab pertanyaan, melainkan berevolusi menjadi mitra aktif yang mampu menyelesaikan pekerjaan.
Didukung oleh model bahasa Gemini 3.5 terbaru, alat ini secara khusus dirancang untuk menangani ragam tugas digital yang menyita waktu. Tentu saja, semuanya berjalan sesuai dengan arahan pengguna sehingga pengguna bisa kembali fokus pada hal-hal yang jauh lebih esensial.
Terkait keamanan privasi, Spark sepenuhnya beroperasi di bawah kendali Anda. Pengguna memiliki otoritas penuh untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya, serta menentukan aplikasi apa saja yang diizinkan untuk saling terhubung.
Sistem ini juga dirancang untuk selalu meminta persetujuan pengguna sebelum mengeksekusi tindakan berisiko tinggi, seperti transaksi yang menggunakan uang atau pengiriman email.
Untuk memberikan gambaran mengenai kemampuannya yang fleksibel, berikut adalah beberapa contoh perintah menarik yang bisa dicoba pengguna dengan Gemini Spark:
- Si Traveler Sejati: Minta Spark untuk otomatis memasukkan detail konfirmasi tiket pesawat atau hotel baru dari email ke Google Sheet. Anda juga bisa memintanya mencari aktivitas lokal menarik di destinasi tujuan dan menambahkannya ke kalender pada hari yang masih kosong.
- Si Penikmat Akhir Pekan: Jadwalkan Spark setiap Jumat pagi untuk mencari acara lokal di Jakarta yang sesuai minat, menyusunnya di Google Doc beserta tautan informasinya, dan otomatis memasukkan rekomendasi terbaik ke dalam kalender.
- Si Jago Olahraga: Perintahkan Spark untuk rutin mengecek ketersediaan lapangan padel indoor yang kosong di aplikasi reservasi pada hari dan jam tertentu. Jika hanya ada lapangan outdoor, AI akan memberi tahu hanya saat cuaca cerah.
- Si Wedding Maestro: Minta bantuan AI untuk mencari email konfirmasi kehadiran (RSVP) tamu undangan, merangkum daftar pantangan makanan mereka ke dalam tabel, lalu membuatkan draf email rangkuman untuk vendor katering.
- Si Cermat Finansial: Tugaskan Spark pada setiap tanggal 1 untuk mengaudit tagihan digital di Gmail. AI bisa mendeteksi jika ada kenaikan harga langganan atau masa uji coba yang akan habis, lalu membuatkan draf email pembatalan.
- Si Pebisnis Andal: Biarkan Spark memindai email dari calon pelanggan dan otomatis menyusun draf balasan yang merekomendasikan paket layanan sesuai permintaan mereka, lalu menyimpannya di folder untuk Anda tinjau.
- Si Profesional Produktif: Minta Spark mempelajari gaya bahasa dari 50 email terakhir Anda dan menyusunnya menjadi panduan penulisan (style guide). Panduan ini bisa diatur sebagai keahlian khusus AI setiap kali Anda memintanya membuatkan draf email baru.

