Google resmi mengubah nama aplikasi pencatat berbasis kecerdasan buatan miliknya, NotebookLM, menjadi Gemini Notebook. Ada fitur barunya nggak ya?
Meski berganti identitas, aplikasi ini akan tetap beroperasi secara mandiri sembari terintegrasi lebih dalam dengan ekosistem Gemini dan Google Search, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (17/7/2026).
Aplikasi ini pertama kali diperkenalkan pada Mei 2023 dengan nama sandi Project Tailwind, sebelum akhirnya dirilis secara luas beberapa bulan kemudian. Selama pengembangannya, Google secara konsisten menambahkan berbagai kemampuan untuk membantu pengguna mengatur dan mencerna catatan mereka dengan lebih mudah.
Beberapa fitur yang saat ini bisa dinikmati pengguna meliputi:
- Merangkum catatan menjadi format podcast berbasis AI.
- Mengubah tulisan menjadi tayangan presentasi yang dilengkapi narasi.
- Membuat klip video pendek bergaya vertikal dari kumpulan catatan.
- Menghubungkan buku catatan pengguna secara langsung ke aplikasi utama Gemini.
Ke depannya, Google juga menyatakan rencananya untuk membawa kemampuan buku catatan ini ke dalam AI Mode, yaitu antarmuka interaktif serupa chatbot yang ada di dalam mesin pencari Google Search.
Bersamaan dengan nama baru tersebut, Google turut menggulirkan pembaruan yang sebelumnya sempat diumumkan bulan lalu. Pembaruan ini memungkinkan Gemini Notebook terhubung ke komputer awan yang aman untuk menulis sekaligus mengeksekusi kode pemrograman.
Fitur penulisan kode ini sekarang sudah dapat diakses oleh pelanggan bisnis Google AI Ultra dan Workspace. Sementara itu, fitur yang sama dijadwalkan akan segera hadir secara bertahap untuk pengguna versi Pro di platform web dalam beberapa minggu ke depan.
Simak Video "Google Cloud Ungkap Peran AI dalam Mendorong Transformasi Bisnis di Indonesia"
(asj/fay)