Studi yang dilakukan selama kurang lebih 6 bulan ini mengambil sampel terhadap 2500 responden. Mereka ditanyakan seputar tiga game terfavorit yang mereka mainkan.
Hasilnya, dari responden yang mengaku ketiga game favorit mereka merupakan game kekerasan, sekitar 73 persennya terlihat memiliki sikap lebih agresif ketimbang responden yang game favoritnya bercampur dengan game tanpa adegan kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah banyak game yang menggunakan teknik ini dan terbukti efektif untuk pengajaran. Jadi, kami tidak begitu terkejut jika dikatakan game kekerasan dapat mengajarkan agresifitas," ujar Douglas, asisten profesor dari Iowa State University dan seorang peneliti pengaruh media kepada anak.Β (ash/ash)