Pemerintah India meminta WhatsApp menunda peluncuran fitur username karena khawatir dipakai untuk melakukan kejahatan siber. WhatsApp membela diri dan mengatakan fitur tersebut memiliki perlindungan berlapis terhadap penipuan.
Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India mengatakan fitur username berpotensi meningkatkan penipuan online, phishing, dan peniruan identitas karena memungkinkan penjahat siber untuk menghubungi calon korban tanpa mengungkap nomor telepon mereka.
Mereka juga memperingatkan fitur tersebut dapat memfasilitasi peniruan dan pemalsuan identitas, termasuk individu, otoritas pemerintah, institusi keuangan, dan lembaga publik, dengan mengizinkan username yang mirip dengan nama pengguna asli.
Dalam peringatannya, pemerintah India meminta WhatsApp untuk menunda peluncuran fitur ini hingga konsultasi selesai dan meminta penjelasan rinci dalam waktu tiga hari.
WhatsApp menanggapi kekhawatiran tersebut dengan mengatakan fitur username saat ini belum diluncurkan. Fitur yang memungkinkan pengguna menghubungi orang lain tanpa membagikan nomor telepon itu baru akan dirilis pada akhir tahun ini, dan saat ini pengguna baru bisa melakukan reservasi username.
Aplikasi milik Meta ini mengatakan pengguna masih harus memiliki nomor telepon untuk membuat akun WhatsApp, dan mereka telah mengembangkan beberapa pengamanan sebagai lapisan pertahanan terhadap penipuan.
"Untuk melindungi dari peniruan identitas, kami telah menahan nama-nama orang terkenal - seperti tokoh publik, entitas pemerintah, selebriti, akun Meta terverifikasi - sehingga hanya dapat diklaim oleh pemilik sahnya dan turunan nama-nama terkenal yang mirip juga ditahan," kata juru bicara WhatsApp, seperti dikutip dari BBC, Jumat (3/7/2026).
WhatsApp mengatakan orang lain harus mengetahui username pengguna secara presisi sebelum bisa menghubungi mereka. WhatsApp juga akan membatasi jumlah orang baru yang dapat dihubungi sebuah akun, memblokir upaya menebak username secara berulang, serta menggunakan sistem otomatis untuk menandai peniruan identitas dan aktivitas mencurigakan lainnya.
Pengguna WhatsApp juga akan menerima lebih banyak konteks jika seseorang menghubungi mereka lewat username untuk pertama kalinya. WhatsApp akan menampilkan informasi seperti apakah orang yang menghubungi adalah akun baru, sudah ada di kontak, berada di grup yang sama, atau mengirimkan pesan dari negara lain agar pengguna bisa memilih untuk membalas pesan atau tidak.
Fitur username di WhatsApp bersifat opsional. WhatsApp juga menyediakan fitur kunci username sehingga hanya orang yang mengetahui username dan kunci empat digit tersebut yang dapat menghubungi pengguna.
Simak Video "Video: Instagram, Facebook, sampai WhatsApp Nggak Full Gratis Lagi?"
(vmp/vmp)