Menpora Pertimbangkan Game Jadi Cabang Olahraga
- detikInet
Jakarta -
Game olahraga elektronik (electronic sport) kini mulai dilirik Kementrian Pemuda dan Olahraga. Hal tersebut tercetus sejak gamer Indonesia, Villy Vega menorehkan prestasi menjadi Runner up pada ajang internasional, International Electronic Sport Tournament 2007 di Beijing Cina, Oktober 2007 lalu.Belum lama berselang, Villy Vega bersama sang manajer, Wendy Vega diterima Staf Ahli Menpora, Icuk Sugiarto dan membicarakan soal pertimbangan ini. "Kami merasa tersanjung bahwa pihak pemerintah dalam hal ini kementrian pemuda dan olahraga mulai memberi perhatian terhadap electronic sport," ucap Wendy Vega, sang manajer.Wendy sendiri mempunyai harapan, pihak kementrian pemuda dan olahraga dapat mendorong tumbuhnya industri electronic sport di Indonesia dengan mengakomodir olahraga elektronik ini menjadi salah satu cabang yang layak dipertandingkan. "Jika di luar negeri, sport electronic (game,red.) sudah menjadi industri tersendiri, dan hampir sejajar dengan olahraga lainnya. Malahan olahraga ini sudah menjadi tumpuan hidup bagi para atlet-nya," tutur Wendy. Harapan tersebut disambut baik oleh Icuk Sugiarto. Icuk menyatakan bahwa pihaknya akan mempelajari lebih detail tentang wacana sport electronic menjadi salah satu cabang olahraga. "Saya mencoba akan menjadi fasilitator untuk menyampaikan kepada Bapak Menpora bahwa cabang ini untuk ditelaah secara seksama, apakah nantinya layak dijadikan cabang olahraga atau tidak," ujar Icuk dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (8/11/2007).Icuk menyatakan bangga bahwa atlet electronic sport Indonesia, Villy Vega sudah diakui dunia dengan merebut runner up pada kejuaraan International Electronic Sport Tournament di Beijing beberapa waktu lalu.Pada intinya, lanjut Icuk, kementrian pemuda dan olahraga akan mendukung terhadap cabang apapun yang bisa mengharumkan nama baik bangsa. "Jika beberapa tahun lalu bermain game itu dipandang kegiatan yang hanya menghabiskan waktu semata, sekarang bermain game sudah bisa menjadi tumpuan prestasi bagi para atletnya," tegas Icuk.
(amz/amz)