CEO Meta, Mark Zuckerberg, belakangan ini sering berbicara mengenai masa depan di mana kacamata pintar bukan sekadar aksesori teknologi, melainkan evolusi selanjutnya dari komputasi seluler yang akan menggantikan smartphone.
Dalam visinya sedekade ke depan, perangkat wearable ini secara alami akan menggantikan HP, menawarkan kebebasan lebih bagi pengguna dan mengurangi waktu menatap layar. Lupakan kebiasaan terus-menerus menggenggam HP atau menunduk hingga leher pegal untuk scrolling, kacamata pintar menjanjikan pengalaman hands free dengan pandangan tetap lurus ke depan, mendefinisikan ulang cara berinteraksi dengan teknologi.
Terbaru, Zuckerberg memaparkan ambisinya terhadap bisnis kacamata pintar AI Meta dalam panggilan pendapatan kuartal keempat (Q4) 2025. Setelah mengalihkan fokus investasi Reality Labs dari metaverse, Meta kini melipatgandakan upaya produksi perangkat wearable AI, serta pengembangan model AI sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Miliaran orang mengenakan kacamata atau lensa kontak untuk mengoreksi penglihatan. Dan saya rasa kita sedang berada di momen yang mirip dengan saat ponsel pintar pertama kali muncul, di mana jelas (saat itu) hanya tinggal menunggu waktu sampai semua ponsel lipat beralih menjadi ponsel pintar," ujar Zuckerberg.
"Sulit membayangkan dunia beberapa tahun lagi di mana sebagian besar kacamata yang dikenakan orang bukanlah kacamata AI," imbuhnya seperti dikutip detikINET dari Tech Crunch.
Ia menambahkan bahwa penjualan kacamata Meta meningkat tiga kali lipat setahun terakhir, dan ia yakin produk ini termasuk salah satu elektronik konsumen dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.
Sikapi pandangan Zuckerberg ini dengan sedikit skeptis. Bagaimanapun, ia juga pernah mengira orang akan bekerja dan berkumpul dengan teman-teman di metaverse dan hal itu tidak terwujud.
Namun, melihat bagaimana para pemain terbesar di industri teknologi mengalokasikan uang dan upaya mereka, tampaknya kacamata pintar AI memang sedang menyongsong momen besar, meskipun belum sebesar skala smartphone.
Google diperkirakan akan meluncurkan lini kacamata pintar tahun ini, menyusul kesepakatan USD 150 juta dengan Warby Parker. Apple juga dilaporkan berencana memperkenalkan kacamata pintar dalam satu atau dua tahun ke depan.
Menurut Bloomberg, Apple bahkan memindahkan sejumlah staf ke proyek tersebut alih-alih mengerjakan versi Vision Pro yang lebih ringan. Sementara itu, pada hari Selasa Snap mengumumkan akan memisahkan divisi kacamata AR-nya, Specs, menjadi anak perusahaan baru demi memungkinkan "fokus dan penyelarasan operasional yang lebih besar."
Bahkan OpenAI, perusahaan yang belum merambah hadrwarre, mulai mengejar pasar perangkat wearable AI, meskipun tampaknya mereka lebih fokus pada perangkat seperti pin AI atau earbud, bukan kacamata. Apple juga dikabarkan sedang mengerjakan perangkat AI seukuran AirTag.
Untuk saat ini, Meta memimpin pasar dalam mendorong kacamata pintar, dengan beberapa model berbeda yang sudah dijual. Ini termasuk kacamata pintar Oakley yang dirancang untuk dikenakan saat berolahraga.
(fyk/fyk)