Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Aplikasi Alternatif TikTok Tembus Jutaan Pengguna dalam Hitungan Hari

Aplikasi Alternatif TikTok Tembus Jutaan Pengguna dalam Hitungan Hari


Virgina Maulita Putri - detikInet

UpScrolled, aplikasi alternatif TikTok
Aplikasi Alternatif TikTok Tembus Jutaan Pengguna dalam Hitungan Hari Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Pengguna TikTok ramai-ramai pindah ke aplikasi alternatif sejak aplikasi video pendek itu punya pemilik baru di Amerika Serikat. Salah satunya UpScrolled yang kedatangan jutaan pengguna baru dalam hitungan hari.

Dalam pidatonya di Web Summit Qatar baru-baru ini, pendiri UpScrolled Issam Hijazi mengatakan aplikasinya saat ini memiliki lebih dari 2,5 juta pengguna di seluruh dunia.

"Kami rilis sekitar enam bulan lalu, dan jumlah pengguna kami tumbuh sekitar 150.000 hingga awal Januari," kata Hijazi, seperti dikutip dari TechCrunch, Rabu (4/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Dalam beberapa hari terakhir, kami telah mencapai lebih dari satu juta pengguna secara global. Sekarang, kami melampaui dua setengah juta pengguna secara global," imbuhnya.

UpScrolled adalah aplikasi yang mengombinasikan Instagram dan Twitter/X, dan mengklaim sebagai platform yang inklusif terhadap semua opini. UpScrolled mengatakan mereka mengizinkan semua jenis konten dan tidak melakukan shadowban atau menyensor pengguna.

Saat berbicara di pembukaan Web Summit Qatar, Hijazi menyinggung perusahaan teknologi besar yang bertindak tidak etis dan menjual data pengguna untuk keuntungan. Ia juga menuding platform media sosial yang menekan konten pro-Palestina dan pilih-pilih saat menyensor pengguna.

"Mereka tidak peduli menjual data Anda ke orang lain jika itu berarti mereka mendapatkan keuntungan. Dan mereka tidak peduli dengan kesehatan mental Anda, karena mereka merancang sesuatu hanya untuk membuat Anda ketagihan menggunakannya selama menguntungkan bagi mereka," ucap Hijazi.

Pada pertengahan Januari kemarin, TikTok beralih ke struktur kepemilikan baru di AS. Konsorsium yang terdiri dari investor seperti Oracle dan Silver Lake menguasai sebagian besar perusahaan, dan 20% sisanya masih dipegang oleh ByteDance.

Perubahan itu mendorong pengguna beralih ke aplikasi lain, termasuk UpScrolled yang jumlah download-nya naik10 kali lipat di AS dalam sepekan. Selain di AS, UpScrolled juga memuncaki peringkat toko aplikasi di sejumlah negara seperti Inggris, Kanada, dan Australia.




(vmp/afr)







Hide Ads