Banyak pengguna Instagram yang melaporkan menerima email berisi permintaan reset password dalam beberapa hari terakhir. Instagram akhirnya buka suara tentang masalah tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, di media sosial seperti Twitter/X dan Threads, banyak pengguna Instagram yang mengaku menerima beberapa email dari Instagram berisi permintaan untuk reset password.
Tim detikINET juga menerima email reset password dari Instagram sejak 6 Januari kemarin dan terus menerima email serupa beberapa hari setelahnya. Email itu terlihat resmi, lengkap dengan domain dari Instagram dan centang biru di sebelah nama pengirim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan resminya, Instagram telah memperbaiki masalah tersebut dan meminta pengguna untuk mengabaikan email reset password yang diterima.
"Kami telah memperbaiki masalah yang memungkinkan pihak eksternal meminta email reset password untuk beberapa pengguna," kata Instagram dalam postingannya di X, seperti dikutip detikINET, Minggu (11/1/2026).
"Anda dapat mengabaikan email tersebut - mohon maaf atas ketidakjelasan ini," sambungnya.
Instagram tidak memberikan penjelasan lebih rinci tentang penyebab permintaan email reset password yang diterima banyak pengguna. Namun, Instagram meyakinkan pengguna bahwa akun mereka tetap aman dan sistem mereka tidak mengalami kebocoran.
"Tidak ada kebocoran di sistem kami dan akun Instagram Anda tetap aman," ujarnya.
Klarifikasi ini sepertinya dibuat setelah Malwarebytes mengungkap adanya kebocoran data milik 17,5 juta pengguna Instagram yang melibatkan username Instagram, alamat rumah, nomor telepon, alamat email, dan lain-lain.
Perusahaan antivirus itu mengatakan data tersebut dijual di dark web dan berpotensi disalahgunakan oleh penjahat siber. Dalam emailnya kepada pengguna, Malwarebytes mengatakan mereka menemukan kebocoran data tersebut saat pemindaian rutin di dark web dan kebocoran itu terkait dengan terpaparnya API Instagram pada tahun 2024.
Walau sudah dipastikan aman oleh Instagram, tidak ada salahnya untuk rutin mengganti password akun dan memasang password yang tidak mudah ditebak. Selalu aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk memperketat keamanan akun kalian.
(vmp/vmp)