Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SMS Jadi Pelarian Para Perokok

SMS Jadi Pelarian Para Perokok


- detikInet

Jakarta - Usai pemerintah Inggris Raya mengeluarkan larangan merokok di tempat umum, jumlah pengiriman pesan singkat atau SMS langsung melonjak drastis.Perusahaan telekomunikasi Orange, misalnya. Operator seluler yang memiliki 17 juta pelanggan di Inggris itu mengalami peningkatan 7,5 juta SMS dibandingkan bulan sejaknya. Peningkatan terjadi sejak otoritas setempat memberlakukan larangan merokok dua minggu sebelumnya.Kalkulasi angka menunjukkan bahwa orang Inggris mengirimkan SMS sebanyak 519,5 juta dalam waktu dua minggu pertama bulan Juli kemarin. Padahal sebelumnya, mereka 'hanya' mencatatkan angka pengiriman SMS sebanyak 512 juta pada dua minggu pertama bulan Juni. Jadi, ada selisih 17,5 juta SMS lebih banyak sejak larangan merokok diberlakukan.Hal ini disinyalir karena para perokok yang tidak bisa lagi menghirup asap tembakau di ruang publik melampiaskan hasrat tertahannya dengan mengutak-atik SMS. Pun, SMS diduga menjadi pelarian dari aktivitas merokok mereka. Aktivitas ber-SMS-ria ini pun menjadi kegiatan selingan baru setelah mereka tidak bisa mengebulkan asap tembakau lagi."Para perokok ini juga mengirimkan SMS kepada teman-teman mereka untuk mendapatkan dukungan agar tetap kuat untuk tetap tidak merokok," sebut Nick Bonney, kepala penelitian fenomena ini seperti dikutip detikINET dari Cellular News, Rabu (8/8/2007). (rou/rou)





Hide Ads