Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Huawei Gandeng UI Dirikan Pusat Pelatihan

Huawei Gandeng UI Dirikan Pusat Pelatihan


- detikInet

Jakarta - Huawei, produsen teknologi telekomunikasi asal Cina, menggandeng Universitas Indonesia untuk mendirikan pusat pelatihan teknologi. Fasilitas itu diresmikan Rabu (27/6/2007) di Gedung Perpustakaan Pusat, Universitas Indonesia, Depok.Presiden Direktur PT Huawei Tech Investment, Ma Yue, mengatakan pusat tersebut akan digunakan untuk melatih sumber daya manusia di bidang telekomunikasi. Termasuk dalam teknologi yang bisa dipelajari adalah infrastruktur berbasis Code Division Multiple Access (CDMA) dan Next Generation Network (NGN).Yue mengatakan, pusat ini merupakan langkah lanjutan setelah lawatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke pabrik Huawei di Shenzhen, Cina, pada Juli 2006. "Kami berharap ini bisa berpengaruh pada perkembangan teknologi komunikasi dan informasi lokal," tuturnya.Lebih lanjut Yue mengatakan Huawei memiliki niatan untuk mendirikan pusat riset dan pengembangan teknologi di Indonesia. Ini akan menjadi pusat riset kedua Huawei setelah yang pertama di India.Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh, yang meresmikan pusat tersebut, mengharapkan pusat pelatihan di UI itu akan berkembang juga menjadi pusat riset. "Bukan hanya pelatihan saja, tetapi juga untuk riset," tuturnya.Di kesempatan itu Nuh juga berharap Huawei mau mengembangkan program serupa di kawasan dan lokasi lain di Indonesia. Hal ini agar perkembangan teknologi tidak melulu dinikmati oleh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya saja.Sambil bercanda ia pun mengatakan bahwa yang ikut dalam rombongan presiden ke Cina adalah rektor Institut Teknologi Bandung dan dirinya yang kala itu masih rektor Institut teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. "Rupanya yang duluan (mendapatkan kerjasama-red) adalah UI. Ya, ini hadiah untuk yang tidak ikut rombongan," ujarnya berkelakar.Turut meresmikan pusat pelatihan itu adalah Fang Quichen, Ministry Council Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina untuk Indonesia. Fang mengatakan kerjasama Indonesia dan Cina harus terus dieratkan."Cina dan Indonesia, bersama-sama, akan menjadi kekuatan yang sangat berpengaruh di kawasan Asia. Oleh karena itu kerjasama dalam bidang teknologi menjadi hal yang penting," tukasnya. (wsh/nks)







Hide Ads