(wsh/dbu)
Google Kena Kasus 'Celana Dalam'
- detikInet
Jakarta -
Fitur 'Street View' pada Google Maps disambut dengan berbagai reaksi. Mulai dari yang menyukai fitur itu karena bisa jadi turis virtual untuk kota-kota tertentu hingga kekhawatiran soal privasi yang terganggu. 'Street View' memungkinkan pengguna Google Maps untuk menampilkan foto 360 derajat pinggiran jalan di beberapa kota di Amerika Serikat seperti San Fransisco, New York atau Miami. Beberapa foto pun meraih popularitas di internet. Di antara foto yang terkenal itu adalah foto seorang wanita yang celana dalam model 'G-String'-nya terekspos. Foto lainnya adalah seorang pria yang sedang ditangkap polisi. Kedua foto tersebut, seperti dikutip detikINET dari Sydney Morning Herald, Selasa (12/6/2007), kini tidak lagi tersedia. Area yang tadinya menampilkan foto tersebut kini hanya menampilkan layar hitam dan tulisan 'This Image Is No Longer Available'. Hal ini, menurut juru bicara Google Rob Shilkin, memang sengaja disensor setelah Google menerima laporan kasus dari penggunanya. "Kami menghormati orang yang mungkin tak mau gambar yang menurut mereka menyinggung ditampilkan pada layanan itu," tutur Rob.Pengguna bisa melaporkan gambar yang menyinggung dengan mengklik 'Street View Help' dan 'Report inappropriate image'. "Contoh gambar seperti itu adalah orang telanjang, lokasi tertentu dan orang yang identitasnya terlihat jelas dan dia meminta gambarnya tidak ditampilkan," ujar Rob. Di sisi lain Google dituding melakukan sensor pada gambar yang menampilkan iklan pesaingnya. Sebuah billboard iklan Virtual Earth dari Microsoft, misalnya, tampak seperti digelapkan. Menurut Rob hal itu tidak disengaja.
(wsh/dbu)
(wsh/dbu)