Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kompetisi Hacking Indonesia Terbesar Berhadiah 'Ferrari'

Kompetisi Hacking Indonesia Terbesar Berhadiah 'Ferrari'


- detikInet

Yogyakarta - Pazia-Acer National Hacking Competition (PANHAC) ke-2 akan kembali digelar tahun ini. Tahun lalu, ajang yang sama juga pernah diadakan dan mendulang sukses. Ajang tersebut kemudian tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI), yang menurut klaim pengelolanya, sebagai event pertama dan terbesar di dunia dengan membawa 100 notebook Acer ke 9 kota besar di Indonesia. Ajang unjuk gigi para hacker Indonesia ini disponsori oleh PT Pazia Pillar Mercycom yang merupakan distributor Acer notebook, Acer LCD Monitor dan Acer DLT Projector.PANHAC 2 kali ini akan diadakan di 10 kota besar Indonesia dengan memboyong 110 notebook Acer Aspire 5052. Kompetisi ini sedianya akan dimulai pada 26 Juni di Medan, kemudian berturut-turut Padang, Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar dan Jakarta. Demikian disampaikan oleh Michael Sunggiardi, penggagas PANHAC 2 kepada detikINET, Jumat, (11/5/2007) di Universitas Atmajaya Yogyakarta. Sementara Grand Final kompetisi ini sendiri akan dilangsungkan pada 1 Agustus mendatang di Jakarta, dengan mengambil pemenang utama di setiap kota untuk ditandingkan kembali. Kompetisi yang dikenal dengan nama 'Capture The Flag' (CTF) ini, diklaim sebagai ajang yang dipenuhi unsur game dan edukasi dalam bidang teknologi keamanan komputer. Didalamnya, peserta dimungkinkan tak hanya menyerang 6 komputer server yang sudah disediakan, namun komputer sesama peserta pun dapat menjadi sasaran.CTF memberikan tantangan bagi peserta untuk mencari dan menemukan celah keamanan pada jaringan komputer yang sudah disiapkan oleh panitia. Jaringan ini dibuat dan disimulasikan seperti layaknya jaringan Internet. Tugas para peserta adalah mencari lubang keamanan yang sengaja diciptakan panitia.Berbeda dengan tahun sebelumnya, PANHAC tahun ini juga mengusung kompetisi hacking online. Panitia menyediakan satu server yang terkoneksi ke jaringan Internet, yang memungkinkan peserta yang tidak bisa hadir di acara kompetisi hacking di tiap kota, dapat mengikuti kompetisi hacking secara online di Internet. Sayangnya, peserta kompetisi online tersebut hanya dibatasi untuk peserta yang berada di Indonesia saja. Menurut Michael, tujuan kompetisi semacam ini adalah untuk memberikan media hacking yang aman bagi para hacker yang banyak bertebaran di Indonesia. Dalam ajang ini, juri lain yang dihadirkan adalah Dani Firman Syah, yang pernah menjadi 'bintang' akibat kesuksesannya membobol situs KPU. Gelimang hadiah dijanjikan bagi para juara. Salah satunya adalah 1 unit notebook ACER Ferrari 1005. (lni/dwn)







Hide Ads