Kampanye Calon Presiden Digelar di Internet
- detikInet
Jakarta -
Jelang pemilihan umum, para kandidat umumnya kerap melakukan kampanye di berbagai tempat. Di Amerika sana, kampanye sudah merambah dunia maya. Internet diyakini punya andil untuk 'mendekatkan' kandidat dengan rakyat.Associted Press yang dikutip detikINET, Kamis (12/4/2007) melansir, YouTube kini menjadi wadah kampanye calon presiden. Para kandidat White House secara bergiliran mulai mengirimkan video mereka di situs kanal Politik dan News milik YouTube.Kandidat diperbolehkan mempresentasikan kampanye mereka di YouTube dalam bentuk video. Bahkan para pengamat YouTube diperbolehkan mengirimkan respon mereka dalam bentuk video juga."Adanya interaktivitas di YouTube antar kandidat dan user memungkinkan mereka bisa berkomunikasi satu sama lain," kata Steve Grove, pimpinan News dan Politik YouTube.Mulai minggu ini, bersama mantan Gubernur Massachusetts Mitt Romney, kandidat diberi kesempatan selama satu minggu untuk terlibat dalam diskusi video di "You Choose '08 Spotlight" YouTube.Romney, dalam sebuah video, menganjurkan agar para pengamat juga mengirimkan respon mereka di video dan bersumpah bahwa mereka akan berusaha untuk menonton sebanyak yang mereka bisa dan meresponnya.Politik baru give-and-take ini hadir seiring kampanye politik mulai merambah bidang teknologi untuk mencari 'suara'. Para kandidat pun saat ini sudah memiliki situs dan profil di situs jaringan pertemanan seperti MySpace.com dan Facebook.com.Video dan Internet diyakini bisa menyampaikan kedekatan. "Anda bisa mengupas tuntas lapisan politik di video dan melihat seperti apa orang-orangnya," imbuh Grove.
(dwn/dwn)