Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Raja Thailand 'Diperolok' di YouTube

Raja Thailand 'Diperolok' di YouTube


- detikInet

Jakarta - Gara-gara sang raja diperolok lewat video di YouTube. Pemerintah Thailand melarang warganya mengakses layanan video sharing ini.Sang raja, Bhumibol Adulyadej, terpampang dengan kondisi kurang pantas di YouTube. Beberapa video yang memperolok sang raja misalnya mengganti wajah Bhumibol dengan seekor kera. Di video lainnya sebagian wajah raja ditutupi dengan gambar dua kaki. Gambar kaki di atas kepala itu ternyata sangat menyingung pemerintah Thailand karena kepercayaan di negara itu menegaskan bahwa posisi kaki tidak layak berada lebih tinggi dari kepala. Akibatnya mereka mendesak Google untuk segera mencabut video-video tersebut.Namun, pihak Google sebagai pemilik YouTube menolak mentah-mentah permintaan pemerintah Thailand ini. Alasannya, mereka tidak mempunyai kebijakan untuk menghapus sebuah video, jadi tergantung dari si pemilik video sendiri.Tak ayal hal itu membuat jengkel pemerintah Thailand, yang akhirnya mengeluarkan pelarangan YouTube bagi warga Thailand sejak beberapa hari lalu."Video klip tersebut sangat kasar dan telah menyakiti masyarakat Thailand serta kebudayaan kami, dan bangsa asing tidak akan pernah mengerti," sesal Menteri Komunikasi Thailand Sitthichai Pookaiyaudoom, menanggapi jawaban Google tersebut. Demikian dilkutip detikINET dari AFP, Senin (9/4/2007). Meski begitu, bukan berarti Google telah lari dari tanggung jawab. Sebagai alternatif, perusahaan mesin pencari terbesar ini telah menawarkan solusi bagi pemerintah Thailand untuk melakukan sensor spesifik terhadap video-video yang dimaksud, tanpa harus melarang peredaran YouTube di negara ini. (ash/wsh)




Hide Ads