Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Account MySpace Tak Dihapus, Sanksi Sekolah Menanti

Account MySpace Tak Dihapus, Sanksi Sekolah Menanti


- detikInet

Jakarta - Ditakutkan para muridnya akan menjadi korban tindak kejahatan via dunia maya, seorang kepala sekolah membuat kebijakan bagi para siswa yang isinya melarang mereka untuk mempunyai account MySpace.Suster Margaret Van Velzen, dari sekolah katolik St. Hugo di Bloomfield Hills Michigan, Amerika Serikat (AS), telah mengeluarkan suatu peraturan yang mengharuskan para murid untuk menghapus account mereka di MySpace, jika tidak akan menghadapi sanksi dari sekolah.MySpace.com adalah situs tempat pengguna bisa saling berkenalan dan berbagi informasi serta data diri, memamerkan foto-foto, menulis jurnal dan lain sebagainya. Di Indonesia layanan serupa yang lebih digemari adalah Friendster dan Multiply.Di lain sisi, Myspace tercatat sebagai tempat para pemangsa gadis belia melakukan aksi kejahatan. Bentuk kejahatan yang biasa dilakukan adalah penculikan, pemerkosaan dan hal-hal buruk lainnya. Jadi, tidak salah memang apa yang dikhawatirkan pihak sekolah terhadap muridnya.Namun, membatasi para muridnya untuk tidak memiliki account di situs ini sepertinya sangat sulit. Pasalnya, meski pada situs tersebut juga sudah menyebut aturan pembatasan umur harus diatas 14 tahun, tetapi hal itu bukanlah sesuatu yang sulit untuk dipalsukan.Untuk itu, seperti dikutip detikINET dari The Register, Senin (26/3/2007), pihak sekolah juga akan meminta dukungan dari keluarga siswa guna menerapkan peraturan tersebut. Alasannya, untuk menjaga anak mereka dari tindak kejahatan di MySpace.Meski demikian, tidak semua orang yakin dengan langkah yang diambil sekolah ini. Jerry Herron, salah satu profesor dari Wayne State University menganggap cara ini malah akan dianggap orang suatu kebijakan yang salah. "Para pemangsa yang ingin melakukan tindak kejahatan kepada anak-anak akan mencari cara melalui media elektronik atau yang lain," tandas Herron. (ash/ash)







Hide Ads