Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SMS Rayuan Gombal Merebak di Cina

SMS Rayuan Gombal Merebak di Cina


- detikInet

Beijing - Belakangan merebak kasus SMS rayuan gombal di Beijing, Cina, yang mencoba mengeruk keuntungan dari pengguna ponsel. Mangsanya adalah pria-pria yang sedang kesepian.Ide jahat tersebut dimotori oleh sebuah perusahaan milik warga setempat. Perusahaan yang bermarkas di Beijing tersebut mempekerjakan sekitar 13 orang yang kebanyakan pria. Mereka dikabarkan telah melakukan penipuan pada sekitar 400.000 orang.Modus penipuannya adalah dengan menyamar sebagai "Wang Jing", seorang perawat muda 22 tahun yang memikat pria kesepian melalui layanan Short Message Service (SMS) untuk menjadi "teman pria-online". Wang Jing palsu ini lalu mengeruk keuntungan dari para pria yang meresponnya dengan cara menjanjikan kencan apabila mereka sedang kesepian.Yang Gang, pria 26 tahun yang juga salah seorang karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut, mengakui betapa muaknya ia berperan menjadi Wang Jing yang menipu orang. Yang mengisahkan modus operandi "Wang Jing", yakni dengan mengirim pertanyaan menggoda kepada para pengguna ponsel sebelum mereka dipikat dan sampai akhirnya korban bersedia mendaftar menjadi teman chat Wang Jing, dengan membayar 30 yuan (US$ 1.30 - US$ 3.80) atau sekitar Rp 11.000 - Rp 34.000 per bulan (US$ 1 = Rp 9.034 Sumber: detik.com).Dalam satu shift, Yang biasa menerima hingga 2.000 SMS dari orang-orang di seluruh penjuru Cina. Sehingga dalam satu bulan saja, layanan ini diperkirakan bisa meraup untung hingga ribuan yuan.Layanan SMS tipuan ini, seperti diberitakan harian Beijing News dan dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (10/1/2007), telah menuai protes namun belum diketahui apakah pihak berwajib sudah turun tangan mengatasi kasus ini.Layanan serupa di Cina juga mulai merambah dari real-estate hingga penjualan senjata. Hal ini menjadi umum karena perusahaan jasa layanan telekomunikasi memberikan kemudahan perusahaan untuk beriklan melalui ponsel demi mengeruk keuntungan. (dwn/dwn)






Hide Ads