Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Dikecam Bank, Domain Jualrekening.com Dijual

Dikecam Bank, Domain Jualrekening.com Dijual


- detikInet

Jakarta - Situs jualrekening.com menghentikan aktivitasnya setelah mendapat teguran dari Bank Central Asia (BCA). Situs ini semula menjual rekening bank dengan identitas asli tapi palsu (aspal) Oleh pengamat, aktivitas situs ini dikhawatirkan akan digunakan untuk kepentingan negatif, misalnya rekening yang dijual bisa saja dimanfaatkan untuk pencucian uang."Dengan ini kami mohon kepada Bapak/Ibu untuk segera menghentikan kegiatan publikasi penawaran penjualan rekening BCA (baik melalui email maupun sarana lainnya) terhitung sejak tanggal surat/email ini," demikian kutipan surat teguran dari BCA yang ditampilkan pengelola di situs jualrekening.com. "Bilamana Bapak/Ibu tetap menyebarluaskan/mempublikasikan informasi yang merugikan BCA tersebut di atas, kami akan melakukan tindak lanjut melalui jalur hukum," lanjut pernyataan dalam surat teguran tersebut. Saat diakses, di situs jualrekening.com kini terpampang pengumuman yang mengatakan bahwa domain situs tersebut dijual. Halam depan situs itu sendiri di-redirect ke halaman lain yang masih ada dalam domain yang sama."Berhubung pengelola jualrekening.com mendapat surat peringatan dari bank, maka website ini akan ditutup dan domainnya dijual," demikian pernyataan dalam pengumuman. "Harga terendah US$2.000 e-gold dan akan diberikan ke pembeli tertinggi, pembeli mendapatkan login ke domain maintenance di registrant."Situs jualrekening.com menjajakan produk perbankan dari dua bank kenamaan, yaitu BCA dan Bank Mandiri. Pengelolanya menjanjikan nomor rekening beserta buku tabungan dan ATM beserta PIN. Selain itu, pengelola juga menawarkan KeyBCA dan Token Mandiri jika pembeli mau membayar lebih.Setali tiga dengan BCA, Bank Mandiri menyatakan bahwa situs tersebut ilegal. "Bank Mandiri menyatakan tidak pernah bekerjasama dengan situs jualrekening.com dan menyatakan situs itu ilegal. Yang pasti produk-produk Bank Mandiri hanya ditawarkan melalui channel-channel resmi Bank Mandiri," kata Christine Damanik, staf humas Bank Mandiri kepada detikINET, Rabu (10/1/2007). (nks/nks)







Hide Ads