Meski Rugi, Elon Musk Akan Tetap Danai Internet Starlink di Ukraina

Meski Rugi, Elon Musk Akan Tetap Danai Internet Starlink di Ukraina

ADVERTISEMENT

Meski Rugi, Elon Musk Akan Tetap Danai Internet Starlink di Ukraina

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 17 Okt 2022 15:44 WIB
Jakarta -

Elon Musk mendadak berubah pikiran soal pendanaan internet Starlink di Ukraina. Setelah sebelumnya mengancam akan menghentikan pendanaan, Musk mengatakan SpaceX akan tetap membiayai internet gratis di Ukraina meskipun merugi.

"Meskipun Starlink masih merugi dan perusahaan lain menerima uang miliaran dari pajak rakyat, kami akan tetap mendanai pemerintah Ukraina secara gratis," kata Musk dalam cuitannya di Twitter, seperti dikutip dari The Verge, Senin (17/10/2022).

Cuitan ini diunggah tidak lama setelah CNN melaporkan SpaceX mengirimkan surat kepada pemerintah Amerika Serikat yang mengatakan mereka tidak bisa lagi mendanai internet Starlink di Ukraina karena biayanya yang akan terus membesar.

SpaceX mengklaim biaya internet Starlink akan mencapai USD 120 juta pada akhir tahun 2022, dan hampir USD 400 juta untuk 12 bulan ke depan. SpaceX pun meminta Pentagon untuk melanjutkan pendanaan tersebut.

Musk kemudian mengonfirmasi laporan tersebut lewat cuitan di Twitter yang mengatakan Starlink tidak bisa membiayai layanan internet di Ukraina sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Orang terkaya di dunia itu mengatakan sejauh ini Starlink sudah menggelontorkan USD 80 juta.

Starlink mulai menyediakan layanan internet gratis kepada pemerintah dan garda depan Ukraina tidak lama setelah invasi Rusia dimulai. Musk mengatakan Starlink sudah mengirimkan sekitar 25.000 terminal untuk membantu upaya Ukraina melawan Rusia.

Layanan internet satelit ini memiliki peran krusial di saat infrastruktur telekomunikasi Ukraina rusak akibat perang. Tapi belum lama ini Financial Times mengabarkan layanan internet Starlink sering mati sehingga membuat pasukan Ukraina sulit berkomunikasi.

Setelah sempat dipuji karena menyediakan layanan Starlink, Musk belum lama ini malah dikritik oleh petinggi Ukraina karena polling di Twitter. Polling itu berisi proposal perdamaian yang dianggap terlalu menguntungkan Rusia.

Polling ini disambut dengan kecaman dari Duta Besar Ukraina untuk Jerman Andrij Melnyk yang menyuruh Musk untuk 'f*** off'. Saat laporan SpaceX ingin menghentikan pendanaan internet Starlink di Ukraina, Musk mengatakan ia hanya mengikuti saran Melnyk.

(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT