Elon Musk Tak Sanggup Danai Internet Gratis Starlink di Ukraina

Elon Musk Tak Sanggup Danai Internet Gratis Starlink di Ukraina

ADVERTISEMENT

Elon Musk Tak Sanggup Danai Internet Gratis Starlink di Ukraina

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 16 Okt 2022 06:45 WIB
Jakarta -

Elon Musk mengatakan SpaceX tidak mampu lagi mendanai layanan internet Starlink atau menyumbangkan terminal ke Ukraina. SpaceX bahkan meminta Pentagon untuk mendanai layanan tersebut.

Tidak lama setelah invasi Rusia di Ukraina dimulai, Musk dan SpaceX berinisiatif untuk menyediakan terminal Starlink di saat infrastruktur telekomunikasi Ukraina rusak akibat perang. Berkat inisiatif ini, Musk dan SpaceX dihujani pujian oleh petinggi Ukraina.

Kini, sepertinya kebaikan Musk dan SpaceX terhadap Ukraina sudah mencapai batasnya. Menurut laporan dari CNN, SpaceX mengirimkan surat kepada Pentagon yang mengatakan mereka tidak akan lagi mendanai internet Starlink di Ukraina karena biayanya yang membengkak.

Dalam surat tersebut, SpaceX mengklaim biaya internet Starlink di Ukraina akan mencapai USD 120 juta pada akhir tahun dan menyentuh angka USD 400 juta untuk satu tahun ke depan. SpaceX pun meminta Pentagon untuk melanjutkan pendanaan tersebut.

"Kami tidak dalam posisi untuk lanjut menyumbangkan terminal ke Ukraina, atau mendanai terminal yang sudah ada untuk jangka waktu yang tidak terbatas," kata SpaceX dalam suratnya, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (15/10/2022).

Musk kemudian mengonfirmasi isi surat tersebut. Dalam cuitannya di Twitter, orang terkaya di dunia itu mengatakan SpaceX sudah menggelontorkan USD 80 juta untuk mendukung layanan Starlink di Ukraina.

Laporan ini datang tidak lama setelah Musk membuat beberapa petinggi Ukraina berang karena proposal perdamaiannya yang dianggap lebih menguntungkan Rusia. Duta besar Ukraina untuk Jerman Andrij Melynk bahkan menyuruh Musk untuk 'f*** off'.

Menanggapi laporan media soal ancaman SpaceX menghentikan pendanaan Starlink di Ukraina, Musk lewat cuitannya di Twitter mengatakan ia hanya mengikuti saran Melynk.

Ini bukan satu-satunya kontroversi yang menyeret Musk terkait perang Rusia-Ukraina. Belum lama ini, Musk diklaim berbicara langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan membicarakan soal penggunaan senjata nuklir. Musk langsung membantah laporan tersebut.

(vmp/vmp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT