SocialSpy Bisa Sadap WhatsApp? Ini Faktanya yang Seram

ADVERTISEMENT

SocialSpy Bisa Sadap WhatsApp? Ini Faktanya yang Seram

Panji Saputro - detikInet
Sabtu, 24 Sep 2022 18:00 WIB
Istanbul, Turkey - July 11, 2016: Apple iPhone 6s screen with social media applications icons Facebook, Instagram, Twitter, Spotify, Youtube, Messenger, Apple Music, Safari, Maps, Whatsapp etc.
Social Spy Bisa Sadap Pesan WhatsApp? Ini Jawaban Pakar. Foto: Getty Images
Jakarta -

Beredar sebuah situs yang digadang-gadang bisa menyadap WhatsApp, bertajuk SocialSpy atau dikenal juga dengan sebutan Scoopy. Namun apakah benar penyadapan dapat dilakukan oleh website itu? Simak penjelasan pakar keamanan siber berikut ini.

Alfons Tanujaya selaku pakar keamanan siber dari Vaksincom, mengatakan bahwa SocialSpy adalah aplikasi iklan yang mengiming-imingi korban bahwa mereka bisa menyadap WhatsApp. Padahal, sebenarnya situs bersangkutan tidak bisa melakukan hal tidak terpuji tersebut, malah pengguna akan menjadi sasaran aksi yang cukup menyeramkan.

"Jika kita mengklik tautan dan memasukkan target nomor Whatsapp yang ingin kita sadap, maka kita akan dialihkan ke situs yang seakan-akan, bisa membantu kita menyadap komunikasi WhatsApp nomor yang kita inginkan," ujar Alfons kepada detikINET, Sabtu (24/9/2022).

Setelah memasukkan nomor target, maka pengguna akan diarahkan ke berbagai tautan yang sebenarnya berisi iklan Pay per Click. Setiap kali pengunjung atau pengguna klik tautan yang disuguhkan, maka pihak SocialSpy akan mendapatkan keuntungan.

"Jadi makin banyak orang yang tertarik dan mengklik tautan dan berharap menyadap WhatsApp, maka makin banyak penghasilan yang akan didapatkan Social Spy," kata Alfons.

Alfons juga menyampaikan, bahwa di dunia ini tidak ada yang bisa menyadap enkripsi WhatsApp. Dengan menggunakan situs Social Spy WhatsApp, maka ada kemungkinan data yang masuk akan dieksploitasi.

"Karena ini adalah situs iklan dan kita memasukkan nomor telepon, besar kemungkinan data yang dimasukkan malah dijadikan sebagai database untuk dieksploitasi lagi," tegas Alfons.

Ia pun menegaskan, bahwa tujuan dari situs SocialSpy WhatsApp ini untuk mendapatkan keuntungan semata dari korban yang mengklik iklan atau mengisi survei. Padahal mereka sendiri tidak bisa menyadap aplikasi chat online yang sangat populer ini. Jadi, jangan sampai terkena bujuk rayu SocialSpy WhatsApp.



Simak Video "WhatsApp Down, Netizen Ramai-ramai Mengeluh"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT