Instagram Tunda Fitur Mirip TikTok Usai Diserang Kylie Jenner

ADVERTISEMENT

Instagram Tunda Fitur Mirip TikTok Usai Diserang Kylie Jenner

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 29 Jul 2022 13:32 WIB
Social networking service concept. communication network.
Instagram Tunda Uji Coba Fitur Mirip TikTok Usai Dikritik Kylie Jenner Foto: Getty Images/iStockphoto/metamorworks
Jakarta -

Setelah dihujani kritik dari penggunanya, Instagram akhirnya menghentikan sementara uji coba dua fitur yang mirip TikTok, yakni feed dengan layar penuh untuk foto dan video serta rekomendasi konten dari akun yang tidak diikuti di feed.

Kepada jurnalis Casey Newton dari The Verge, Head of Instagram Adam Mosseri mengatakan uji coba display layar penuh ala TikTok akan dihentikan dalam beberapa minggu ke depan.

"Untuk desain feed baru, orang-orang frustrasi dan data penggunaan tidak bagus. Jadi saya pikir kita perlu mengambil langkah mundur, berkumpul kembali, dan mencari cara bagaimana kita ingin bergerak ke depannya," kata Mosseri, seperti dikutip dari Engadget, Jumat (29/7/2022).

Selain menyingkirkan feed dengan layar penuh, Instagram juga akan mengurangi jumlah konten rekomendasi sembari meningkatkan dan mengerjakan ulang algoritma rekomendasinya, tapi hanya untuk sementara.

"Ketika kalian menemukan sesuatu di bidang yang tidak kalian ikuti sebelumnya, seharusnya ada standar yang tinggi -- itu seharusnya bagus," kata Mosseri.

"Kalian seharusnya senang melihatnya. Dan saya rasa itu tidak terjadi cukup banyak sekarang," sambungnya.

Mundurnya kehadiran dua fitur kontroversial ini diumumkan setelah pengguna ramai-ramai mengkritik tampilan Instagram yang dinilai makin mirip TikTok. Publik figur seperti Kylie Jenner dan Kim Kardashian bahkan meminta Instagram untuk setop meniru Tiktok.

Menanggapi kritik Kardashian-Jenner, Mosseri merilis video pendek pada Selasa lalu yang mengatakan bahwa Instagram akan tetap mendukung konten foto tapi ke depannya akan lebih fokus ke video.

Saat mengumumkan laporan keuangan Meta untuk kuartal ini, CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan sekitar 15% konten di Facebook sudah diisi oleh konten yang direkomendasikan oleh algoritma, dan persentasenya bahkan lebih tinggi di Instagram. Ia berharap angka ini bisa naik dua kali lipat pada akhir tahun 2023.

Zuckerberg juga mengumumkan Meta meraup lebih dari USD 1 miliar dari iklan Reels. Selain itu, jumlah waktu yang dihabiskan pengguna untuk menonton Reels juga naik 30%.

Tapi jangan berharap Instagram akan berhenti merekomendasikan konten dari akun yang tidak diikuti dan membatalkan feed layar penuh. Mosseri mengatakan Instagram tetap akan fokus pada video dan konten rekomendasi, tapi nantinya akan disajikan dengan lebih baik.



Simak Video "Usai Dikritik, Instagram Batal Kembangkan Fitur Mirip TikTok"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT