Elon Musk Punya Putri Transgender, Ingin Ganti Nama dan Jauhi Ayahnya

Elon Musk Punya Putri Transgender, Ingin Ganti Nama dan Jauhi Ayahnya

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 21 Jun 2022 15:12 WIB
CEO, and chief engineer at SpaceX, Elon Musk and his mother, supermodel Maye Musk, arrive for the 2022 Met Gala at the Metropolitan Museum of Art on May 2, 2022, in New York. - The Gala raises money for the Metropolitan Museum of Arts Costume Institute. The Galas 2022 theme is
Putri Transgender Elon Musk Ingin Ganti Nama untuk Jauhi Ayahnya (Foto: AFP/ANGELA WEISS)
Jakarta -

Putri transgender Elon Musk mengajukan permintaan untuk mengubah namanya agar sesuai dengan identitas gendernya. Pergantian nama ini juga diajukan untuk menjaga jarak dari ayahnya.

"Saya tidak lagi tinggal bersama atau ingin berhubungan dengan ayah kandung saya dalam cara dan bentuk apapun," tulis putri Musk dalam petisi yang didaftarkan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles County, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (21/6/2022).

Putri Elon dulunya bernama Xavier Alexander Musk. Pada bulan April 2022, ia menginjak usia 18 tahun dan tidak lama kemudian mengajukan petisi untuk mengubah namanya sesuai identitas gendernya.

Dalam dokumen yang diajukan, ia meminta pengadilan untuk mengabulkan permintaannya untuk mengubah gendernya dari laki-laki menjadi perempuan dan mendaftarkan nama barunya.

Nama baru yang ia daftarkan adalah Vivian Jenna Wilson. Nama belakang Wilson diambil dari nama ibu kandungnya, Justine Wilson, yang bercerai dengan Elon pada tahun 2008.

Elon Musk menikahi Justine Wilson pada Januari 2000. Setelah kehilangan anak pertamanya, Nevada, pada tahun 2002 karena sindrom kematian bayi mendadak, Musk dan Wilson kemudian dikaruniai anak kembar pada April 2004 yang diberi nama Griffin dan Xavier.

Dua tahun setelahnya, Musk dan Wilson menyambut kedatangan tiga anak kembar yang diberi nama Kai, Saxon, dan Damian. Setelah bercerai pada tahun 2008, Musk dan Wilson berbagi hak asuh untuk kelima anaknya.

Dalam dokumen yang didaftarkan di pengadilan, Vivian tidak menjelaskan konflik hubungannya dengan ayahnya dengan lebih lanjut. Tapi sepertinya ia ingin menjaga jarak dengan Musk yang telah beberapa kali mengejek kelompok LGBTQ di Twitter.

Dalam cuitan Musk yang diunggah pada Juli 2020, ia menulis 'pronouns sucks' tapi kemudian dihapus setelah dikonfrontasi oleh musisi Grimes yang merupakan kekasihnya saat itu. Beberapa bulan kemudian, Musk mengejek orang-orang yang memasang kata ganti seperti he/him di bio Twitter.

Setelah dikritik oleh netizen karena cuitannya yang dianggap mengejek, Musk kemudian membela dirinya dengan mengatakan bahwa ia sebenarnya mendukung orang-orang transgender.

"Saya benar-benar mendukung trans, tetapi semua kata ganti ini adalah mimpi buruk estetika," kata Musk dalam cuitan yang diunggah pada Desember 2020.



Simak Video "Anak Elon Musk Resmi Ganti Nama dan Jenis Kelamin"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)