Elon Musk Minta Karyawan Tesla Kembali WFO Atau Angkat Kaki

ADVERTISEMENT

Elon Musk Minta Karyawan Tesla Kembali WFO Atau Angkat Kaki

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 02 Jun 2022 12:46 WIB
FILE - Tesla CEO Elon Musk attends the opening of the Tesla factory Berlin Brandenburg in Gruenheide, Germany on March 22, 2022. Musk says his deal to buy Twitter can’t ‘move forward’ unless the company shows public proof that less than 5% of the accounts on the platform are fake or spam. Musk made the comment in a reply to another user on Twitter early Tuesday, May 17, 2022. (Patrick Pleul/Pool Photo via AP, File)
Elon Musk Minta Karyawan Tesla Kembali WFO Atau Angkat Kaki (Foto: AP/Patrick Pleul)
Jakarta -

Elon Musk sepertinya tidak betah melihat karyawannya bekerja dari rumah terlalu lama. Orang terkaya di dunia ini meminta karyawan Tesla untuk kembali bekerja di kantor atau keluar dari perusahaan.

Dalam dua email yang dikirimkan ke karyawan Tesla, Musk mengatakan karyawan ingin bekerja secara remote harus datang ke kantor minimal 40 jam dalam seminggu.

"Siapapun yang ingin bekerja secara remote harus berada di kantor minimal (dan saya maksud *minimum*) 40 jam per minggu atau tinggalkan Tesla. Ini kurang dari yang kami minta dari karyawan pabrik," kata Musk dalam email pertamanya, seperti dikutip dari CNN, Kamis (2/6/2022).

Musk menambahkan karyawan harus datang ke kantor utama mereka, bukan di kantor cabang yang tidak berhubungan dengan pekerjaan mereka. "Contohnya bertanggung jawab untuk kepegawaian di pabrik Fremont, tapi datang ke kantor di negara bagian lain," imbuhnya.

Musk mengatakan bahwa ia bersedia mempertimbangkan permintaan untuk bekerja dari rumah dalam keadaan tertentu, tapi ia menegaskan bahwa permintaan tersebut harus dalam kondisi 'luar biasa' untuk disetujui. Dalam email selanjutnya, Musk menambahkan bahwa karyawan yang tidak datang ke kantor maka dianggap telah mengundurkan diri.

Setelah email tersebut bocor dan menyebar di Twitter, Musk tidak membantah keasliannya. Ia malah mengatakan karyawan yang tidak setuju dengan kebijakan tersebut sebaiknya berpura-pura bekerja di tempat lain.

Kebijakan baru Tesla ini terlihat berseberangan dengan perusahaan teknologi lainnya, termasuk Twitter yang akan dibeli Musk. Twitter sebelumnya mengatakan karyawannya boleh bekerja dari rumah selamanya jika mereka merasa lebih produktif dan kreatif.

Di Tesla justru kebalikannya, dan Musk menegaskan agar manajer dan karyawan senior harus hadir di kantor. Musk mencontohkan bagaimana ia dulunya sempat tinggal di pabrik Tesla di Fremont, California saat perusahaan kesulitan menggenjot produksi pada tahun 2017 dan 2018.

"Jika saya tidak melakukan itu, Tesla sudah lama bangkrut. Tentu saja ada perusahaan yang tidak membutuhkan ini (WFO), tapi kapan terakhir kali mereka menjual produk baru yang hebat? Sudah lama sekali," tulisnya dalam email tersebut.

"Tesla telah dan akan menciptakan dan memproduksi produk yang paling menarik dan bermakna dari perusahaan apapun di Bumi. Ini tidak akan terwujud dengan bermalas-malasan," pungkasnya.



Simak Video "Dikabarkan Akan Bangun Bandara Pribadi di Texas, Ini Kata Elon Musk"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT